Berita

PERSONEL KESLAP PASKHASAU DIPERLUKAN DALAM MISI PERTEMPURAN

Dibaca: 60 Oleh 03 Jul 2012Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Pasukan Khas Angkatan Udara (Paskhasau) selain berkemampuan kualifikasi komando, personel Paskhasau juga memiliki kemahiran khusus yaitu dibekali keahlian dibidang kesehatan lapangan atau keslap. Keterampilan dan kesiapan personel kesehatan lapangan Paskhasau sangat diperlukan dalam misi-misi pertempuran ataupun operasi militer yang selalu menelan korban. Oleh karena itu, untuk penanganan dengan cara cepat dan tepat melakukan pertolongan terhadap korban dalam suatu pertempuran menjadi faktor yang sangat mendukung demi keberhasilan sebuah misi.

Demikian kata Komandan Wing Pendidikan Umum (Danwingdikum) Kolonel Pnb Tatang Harlyansyah, S.E dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Wingdikum Letkol Sus Adi Susanto, Ah.Mg. pada saat pembukaan Pendidikan Sus Matra Kesehatan Lapangan Paskhasau angkatan ke-12, Selasa, (3/7) bertempat di ruang serba guna Skadik 504 Wingdikum, Jakarta. Acara pembukaan pendidikan ini ditandai dengan penyematan tanda siswa oleh Kadisops Letkol Sus Adi Susanto, Ah.Mg. kepada salah seorang perwakilan siswa.

Pendidikan yang baru dibuka tersebut diikuti oleh 25 orang personel Bintara dan Tamtama Paskhasau dari berbagai satuan. Pendidikannya akan dilaksanakan selama dua bulan di Skadron Pendidikan 504, Halim Perdanakusuma, Jakarta. Hadir pada acara ini para undangan dari Disdikau, Diskesau, Dispsiau, Lanud Halim, Kalakespra, Kodikau, Ruspau, Lakesgilut, Wing I Paskhas, Sathar 23 Depohar 20 Halim.P. Danskadik 502 Letkol Adm Adang Sudrajat, Danskadik 505 Letkol Sus Samsul Bahri,. S.Pd., Danskadik 504 Mayor Kes I Made Astawan, Perwira Staf Skadik 504 serta para undangan lainnya.

Usai upacara pembukaan pendidikan, dilanjutkan pengarahan oleh Pamen Dikualsus Disdikau Letkol Psk Marsono kepada para siswa Suskeslap Paskhasau angkatan ke-12, kegiatan orientasi lapangan dan karantina.

Baca juga:  Taklimat Awal Itjenau di Kodiklatau dan Satuan Jajaran

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel