Berita

PERSONEL KOOPSAU II HARUS TAAT ATURAN

Dibaca: 6 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

ebagai prajurit TNI AU yang hidup ditengah masyarakat tentunya dituntut berbagai aturan dan norma yang berlaku di masyarakat, untuk itu personel jajaran Koopsau II harus mematuhi aturan dan norma tersebut sehingga dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat sekitarnya.

 

”Jangan sebaliknya bersikap arogan, tidak taat norma dan aturan sehingga akan menimbulkan pelanggaran disiplin yang berakibat adanya tindakan hukuman dari atasan”, tegas Pangkoopsau II Marsekal Pertama TNI Yushan Sayuti.

 

Penegasan Pangkoopsau II tersebut disampaikan dalam Apel Khusus didepan anggota TNI AU baik militer maupun sipil Lanud Morotai serta Lanud Jayapura, ketika melantik kedua Komandan Lanud tersebut, belum lama ini. Dihadiri Asops Kas Koopsau II Kolonel Pnb Zulhasymi, Asren Koopsau II Kolonel Pnb Nilhandri, Aspers Kas Koopsau II Kolonel Pnb Khoirul Arifin, Askomlek Kas Koopsau II Kolonel Lek Ir. M. Khasani.

 

Dikatakan, keberhasilan pelaksanaan tugas yang telah dicapai tidak terlepas dari sikap loyal, dedikasi dan motivasi yang tinggi dari seluruh personel jajaran Koopsau II, untuk itu sikap tersebut harus senantiasa tertanam didada setiap prajurit Koopsau II dan jangan mudah terpengaruh oleh berbagai kondisi lingkungan yang akan menggoyahkan kemurnian dan semangat juang sebagai anggota Angkatan Udara.

Baca juga:  Danlanud Adi Soemarmo Tinjau Latihan Olah Yuda Prasis Semata TNI AU A-75

 

”Pertahankan kinerja yang sudah baik ini dan tingkatkan pelaksanaan tugas yang belum optimal sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada negara dan bangsa selaku tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional”, jelasnya.

 

Menurutnya, dengan tekad pengabdian tinggi serta motivasi kejuangan sebagai dasar pelaksanaan tugas maka hendaknya personel Koopsau II tetap konsisten terhadap pencapaian sasaran yang telah ditetapkan pimpinan TNI dan TNI AU. Masalah keterbatasan anggaran jangan menjadi penghambat untuk melaksanakan tugas pokok secara maksimal.

 

Diungkapkan, kegiatan dibidang pembinaan pada umumnya berjalan dengan lancar karena adanya dukungan dari seluruh anggota baik militer maupun sipil. Demikian juga penggunaan kekuatan dalam rangka menegakkan kedaulatan negara di udara yurisdiksi nasional yang dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab terutama tugas mengamankan wilayah perbatasan, mengamankan pulau-pulau terluar dan sebagainya. ***Penkoopsau II

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel