Berita

Personel Kosekhanudnas II Latihan Menembak

Personel Kosekhanudnas Ii Melaksanankan Latihan Menembak
#TNIAU 

TNI AU. Prajurit Kosekhanudnas II bersama dengan para Asisten, Perwira, dan anggota Satpomau dan Intel melaksanakan latihan menembak laras pendek atau pistol, di lapangan tembak Lanud Sultan Hasanuddin. Rabu, (03/07).

Para Prajurit Kosekhanudnas II, mengasah skill menembaknya denga tujuan meningkatkan kemampan operasi sebagai prajurit TNI. Dengan posisi berdiri para prajurit ini, mengarahkan moncong senjata laras pendeknya ke sasaran yang ada.

Kasi Senjata Dislog (Kasisen) Lanud Sultan Hasanuddin mengatakan setiap prajurit harus memiliki kemampuan mumpuni. Terutama untuk hal-hal mendasar sebagai personel TNI AU.

Latihan ini dilaksanakan tiap memasuki triwulan. Saat ini sudah memasuki triwulan kedua, dengan menggunakan senjata laras panjang dan laras pendek.  Latihan ini sebagai sarana memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak setiap prajurit .

Dalam latihan menembak pistol, semuanya menggunakan amunisi berjumlah 10 butir dengan 3 butir percobaan dengan jarak tembak 20 meter sedangan menembak laras panjang yang diperuntukkan bagi seluruh anggota direncanakan akan dilaksanakan minggu depan,.

“Sebelum latihan menembak semua personel diberikan arahan tentang penggunaan senjata yang baik dan benar sehingga dalam pelaksanaannya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Makanya semua diwajibkan setiap personel wajib memperhatikan safety atau keamanan baik itu senjata, pribadi maupun lingkungan sekitar.  Untuk itu setiap penembak harus mematuhi aturan dan taat terhadap perintah yang diberikah oleh para pelatih,” tuturnya.

Dalam latihan ini  dibagi dua kelompok yakni untuk perwira dilaksanakan pada hari Kamis yang menggunakan senjata laras pendek (pistol) dengan menggunakan senjata G – 2 Combat.

Asisten Logistik Kosekhanudnas II Kolonel Tek Dely Setiawan menjelaskan bahwa latihan dimaksud selain untuk meningkatkan keahlian dan ketangkasan prajurit, juga memelihara kemampuan sebagai bentuk profesionalisme sebagai seorang prajurit guna mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Udara. Lebih lanjut Kadislog manyampaikan keberhasilan pembinaan menembak, akan memberikan dampak psikologis yang positif terhadap prajurit dalam melaksanakan tugas sebagai alat Negara dibidang pertahanan dalam menjaga keutuhan NKRI.  Oleh sebab itu untuk memiliki kemahiran dalam menembak, latihan menembak seperti ini harus terus dilaksanakan secara rutin, terprogram dan berkesinambungan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel