Berita

Personel Lanud Sam Ratulangi Menyaksikan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring

Dibaca: 12 Oleh 01 Jun 2020Juni 2nd, 2020Tidak ada komentar
Personel Lanud Sam Ratulangi Menyaksikan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring
#TNIAU 

TNI AU.  Setiap tanggal 1 Juni, Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 yang diteken Presiden Joko Widodo di hadapan tokoh nasional. Tahun ini, merupakan yang keempat kalinya Hari Lahir Pancasila diperingati secara nasional.

Jika tahun-tahun sebelumnya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila digelar di berbagai instansi pemerintahan, tahun ini upacara hanya diselenggarakan di Gedung Pancasila Jakarta, ini disebabkan adanya wabah Covid-19.

Kegiatan upacara yang ditayangkan di kanal Youtube BPIP, halaman Facebook BPIP, Instagram BPIP dan siaran langsung TVRI ini dengan harapan agar dapat diikuti oleh seluruh rakyat Indonesia.

Untuk itu berdasarkan surat Panglima TNI No: B/1878-08/01/08/Spers tentang Pedoman  Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2020, Komandan Lanud Sam Ratulangi Kolonel Pnb Johnny Sumaryana, S.E., mengajak dan mengintruksikan kepada seluruh personel Lanud Sam Ratulangi agar mengibarkan bendera merah putih selama sehari, juga di wajibkan untuk menyaksikan jalannya upacara dan pidato kenegaraan Presiden RI secara daring maupun melalui siaran langsung dimanapun berada, baik yang sedang melaksanakan tugas maupun yang berada di rumah tempat tinggal masing-masing.

Danlanud juga menyampaikan agar setiap personel Lanud Sam Ratulangi baik yang berada di pos-pos penjagaan maupun yang berada di mess-mess, demikian juga yang dirumah dalam menyaksikan jalannya upacara secara bersamaan, harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Dalam sambutannya Presiden menyampaikan bahwa Peringatan Hari Kelahiran Pancasila tahun ini kita laksanakan di tengah pandemi COVID-19 yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, menguji pengorbanan kita, menguji kedisplinan kita, menguji kepatuhan kita, menguji ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat. Kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan kita semuanya, menggerakkan persatuan kita dalam mengatasi semua tantangan, menggerakkan rasa kepedulian kita untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraan dan kegotong-royongan kita untuk meringankan beban seluruh negeri, dan menumbuhkan daya juang kita dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan yang kita hadapi,” tutur Presiden Jokowi.

Intinya Presiden mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai ke daerah untuk terus melakukan penelitian kita kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan untuk melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok ras dan agama serta untuk memenuhi kewajiban kita melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dan juga mengajak seluruh elemen bangsa di manapun berada dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan saling membantu saling menolong dan saling bergotong-royong serta selalu optimis bahwa bangsa kita adalah bangsa pemenang dalam menghadapi setiap tantangan yang menghadang, kekurangan dan kelemahan tidak menghalangi kita untuk terus maju. Kekurangan dan kelemahan harus sama-sama kita perbaiki harus kita jadikan momentum perubahan untuk memicu lompatan kemajuan agar kita menjadi bangsa yang kuat dan mandiri yang berdiri diatas kaki sendiri.

Personel Lanud Sam Ratulangi Menyaksikan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara DaringPersonel Lanud Sam Ratulangi Menyaksikan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara DaringPersonel Lanud Sam Ratulangi Menyaksikan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara DaringPersonel Lanud Sam Ratulangi Menyaksikan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring

Baca juga:  Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara PT Angkasa Pura

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel