Berita

Personel Lanud Tanjungpinang Ikut Simulasi Penanganan Keadaan Darurat

Dibaca: 21 Oleh 22 Mei 2015Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Petugas APP Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) menerima informasi dari Kapten pilot Pesawat Camar Air B 737-500 yang terbang dari Jakarta menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah sedang mengalami trouble engine nomor 2 sebelah kakanan. Pesawat tersebut membawa 70 orang termasuk awak dan berangkat sekitar pukul 08.00 dari Jakarta dan tiba di Tanjungpinang sekitar pukul 09.30 WIB. Namun sebelum landing pesawat.mengalami kerusakan

Petugas Jaga langsung melapor ke Kadin PKP-PK guna tindakan penanggulangan. OSE Manager kemudian langsung melaksanakan siaga dan segera menghubungi Tim Pemadam Kebakaran Bandara RHF, dan personel Lanud Tanjungpinang serta beberapa pihak terkait seperti personel Wing II Tanjungpinang, Lanudal Tanjungpinang, Basarnas Tanjungpinang, Kepolisian dan tim kesehatan dari KKP Bandara RHF, RSUD dan PMI langsung disiagakan untuk mendapatkan bantuan dalam rangka evakuasi penumpang.

Akhirnya pukul 09.26 Wib pesawat tersebut landing dengan posisi tidak stabil (oleng) di Runway 22. Sesampainya di ujung runway 04 pesawat keluar runway sekitar 35 meter ke samping kanan runway in use dan api membakar hampir seluruh fuselage pesawat tersebut.

Baca juga:  Mayor Adm Asep Opik T., A.Ks. Jabat Kadispers Wingdikum

Pemadam Kebakaran Bandara RHF, dan personel Lanud Tanjungpinang serta seluruh pihak terkait langsung menuju lokasi untuk memadamkan kobaran api dan mengevakuasi para penumpang dari badan pesawat crash tersebut. Akhirnya api dapat di padamkan dan seluruh penumpang baik korban selamat, luka, dan meninggal dunia dapat segera dievakuasi untuk segera dilarikan ke RS terdekat. Dari data perusahan penerbangan diketahui jumlah korban selamat sebanyak 39 orang, 11 luka berat, 4 patah tulang, 12 luka bakar dan 6 orang korban tewas.

Skenario diatas merupakan simulasi Latihan Penanggulangan Keadaat Darurat (PKD) tahun 2015 di Runway Bandara RHF, Kamis (21/5). Pelaksanaan simulasi tersebut disaksikan oleh Komandan Lanud Tanjungpinang Lelkol Pnb I Ketut Wahyu Wijaya serta Pejabat Dinas Perhubungan, Pejabat PT Angkasa Pura II dan pihak terkait lainnya.

Pihak Bandara RHF mengatakan, simulasi ini bertujuan untuk memantapkan dan meningkatkan system keamanan dan keselamatan dan untuk menguji Standar Operasi Prosedur dari Airport Emergency Plan (AEP) dan Airport Security Plan (ASP) dalam penaggulangan gawat darurat penerbangan.

Baca juga:  PIA Ardhya Garini Cab.12/D.II Lanud Sjamsudin Noor Laksanakan Rapat Paripurna

Disamping itu , Komandan Lanud Tanjungpinang saat menyaksikan latihan tersebut, mengatakan latihan PKD adalah untuk menguji kehandalan fasilitas petugas PKP-PK dan fungsi komando, komunikasi dan koordinasi antar unsur terkait, seperti personil LanudTanjungpinang yang dikerahkan oleh Dinas Operasi Lanud Tanjungpinang untuk membantu mengevakuasi para korban.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel