Berita

PERSONEL MAKOOPSAU I SERENTAK IKUTI TES DARAH DAN URINE

Oleh 20 Okt 2011 Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Sebanyak kurang lebih 300 Personel Makoopsau I mengikuti Pemeriksaan Darah dan Urine di Gedung Serbaguna Makoopsau I, (20/10/2011). Personel yang terdiri dari seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS ini seluruhnya menuju Gedung Serbaguna setelah pelaksanaan Apel Pagi untuk diambil sample darah dan urinenya. Kegiatan ini adalah merupakan bagian dari program kerja Staf Kesehatan Koopsau I yang dipimpin oleh Kepala Kesehatan (Kakes) Koopsau I Letkol Kes dr. P Aribowo dan didukung sepenuhnya oleh Pangkoopsau I Marsda TNI Sunaryo untuk mengetahui dan pencegahan dini dari HIV / AIDS. Sedangkan tes urin dalam rangka penanggulangan dan pencegahan penggunaan obat-obat terlarang dikalangan anggota Makoopsau I.

Sebelum pemeriksaan dimulai Kakes memberikan sedikit penjelasan untuk dapat dipahami oleh seluruh Personel tentang HIV / AIDS serta gejala-gejala yang dapat terjadi. Dalam penjelasannya Kakes menjelaskan bahwa HIV merupakan singkatan dari ’human immunodeficiency virus’. HIV merupakan retrovirus yang menjangkiti sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia (terutama CD4 positive T-sel dan macrophages– komponen-komponen utama sistem kekebalan sel), dan menghancurkan atau mengganggu fungsinya. Infeksi virus ini mengakibatkan terjadinya penurunan sistem kekebalan yang terus-menerus, yang akan mengakibatkan defisiensi kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan dianggap defisien ketika sistem tersebut tidak dapat lagi menjalankan fungsinya memerangi infeksi dan penyakit- penyakit. Orang yang kekebalan tubuhnya defisien (Immunodeficient) menjadi lebih rentan terhadap berbagai ragam infeksi, yang sebagian besar jarang menjangkiti orang yang tidak mengalami defisiensi kekebalan. Penyakit-penyakit yang berkaitan dengan defisiensi kekebalan yang parah dikenal sebagai “infeksi oportunistik” karena infeksi-infeksi tersebut memanfaatkan sistem kekebalan tubuh yang melemah.

Sementara AIDS adalah singkatan dari ‘acquired immunodeficiency syndrome’ dan menggambarkan berbagai gejala dan infeksi yang terkait dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Infeksi HIV telah ditahbiskan sebagai penyebab AIDS. Tingkat HIV dalam tubuh dan timbulnya berbagai infeksi tertentu merupakan indikator bahwa infeksi HIV telah berkembang menjadi AIDS. Lebih lanjut Kakes juga menjelaskan akan gejala-gejala yang terjadi dari HIV / AIDS bahwa Sebagian besar orang yang terinfeksi HIV tidak menyadarinya karena tidak ada gejala yang tampak segera setelah terjadi infeksi awal. Beberapa orang mengalami gangguan kelenjar yang menimbulkan efek seperti deman (disertai panas tinggi, gatal-gatal, nyeri sendi, dan pembengkakan pada limpa), yang dapat terjadi pada saat seroconversion. Seroconversion adalah pembentukan antibodi akibat HIV yang biasanya terjadi antara enam minggu dan tiga bulan setelah terjadinya infeksi.

Menurut Kakes kendatipun infeksi HIV tidak disertai gejala awal, seseorang yang terinfeksi HIV sangat mudah menularkan virus tersebut kepada orang lain. Satu-satunya cara untuk menentukan apakah HIV ada di dalam tubuh seseorang adalah melalui tes HIV yang akan kita laksanakan ini. Infeksi HIV menyebabkan penurunan dan melemahnya sistem kekebalan tubuh. Hal ini menyebabkan tubuh rentan terhadap infeksi penyakit dan dapat menyebabkan berkembangnya AIDS.

Dalam pelaksanaan tes darah yang peralatanya (Rapid Test HIV) didukung dari Dinas Kesehatan TNI AU dalam pelaksanaannya melibatkan seluruh Personel Kesehatan dari Makoopsau I, dimaksudkan sebagi pencegahan dini terhadap penularan HIV/AIDS untuk seluruh anggota Makoopsau I. Sedangkan tes urin dilaksanakan dengan melibatkan tim dari BNN (Badan Narkotika Nasional) yang dimaksudkan sebagi upaya dalam rangka pencegahan dan penanggulangan adanya penggunaan obat-obat terlarang (Narkoba) dikalangan anggota Makoopsau I. Lebih lanjut Kakes Letkol Kes dr. P Aribowo berharap program ini kedepan dapat dilaksanakan secara rutin karena dapat berfungsi sebagai pengawasan dan kontrol kepada seluruh personel Makoopsau I akan bahaya dari HIV / AIDS serta penggunaan obat-obat terlarang (Narkoba).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel