Berita

Personel Seskoau Ikuti Ceramah Bintal Fungsi Komando

Dibaca: 35 Oleh 03 Feb 2012Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Bertempat di lapangan Apel depan gedung utama Seskoau, Lembang, Bandung Barat, personel Seskoau yang terdiri dari Perwira Pertama, Bintara, Tamtama dan PNS mengikuti jadwal mingguan tiap hari kamis berupa ceramah Pembinaan Mental Fungsi Komando (BFK). BFK merupakan program rutin seksi rohani Seskoau bagi para Pamen terkait untuk memberikan ceramah tentang kejuangan, bintal dan pengetahuan lainnya pada personel Seskoau. Pada Kamis (2/2) menampilkan Kolonel Kes Drg. Ronny Utomo, Sp. Prost., yang merupakan Dosen dan Perwira Penuntun Seskoau dengan tema tentang stroke.

Dalam ceramahnya Kolonel Kes Drg. Ronny Utomo, Sp. Prost., membuka pertanyaan kepada personel Seskoau tentang apa arti stroke. Salah satu personel PNS Seskoau kemudian mengacungkan tangan dan menjawab dengan cukup benar. Oleh karena itu, sebagai apresiasinya Kolonel Rony Utomo memberinya hadiah yang telah dipersiapkannya. Menurut Kolonel Rony stroke merupakan kondisi darurat medis yang penting untuk segera ditolong oleh tenaga medis, karena hitungan pertolongannya adalah detik, menit dan jam, apabila terlambat hingga menunggu hari maka kondisinya sudah terlambat dan kemungkinan tidak bisa dipulihkan dan menderita cacat permanen.

Baca juga:  Itjen TNI Laksanakan Wasrik di Lanud Adi Soemarmo

Stroke menurut penceramah ada dua jenis yaitu: stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke iskemik yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti, 80% stroke adalah stroke Iskemik. Stroke hemoragik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak. Dijelaskan juga tentang faktor resiko medis antara lain hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), kolesterol, aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), gangguan jantung, diabetes, riwayat stroke dalam keluarga, migrain. Delapan puluh persen pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis. Menurut statistik. 93% pengidap penyakit trombosit ada hubungannya dengan penyakit tekanan darah tinggi, sedangkan pemicu utama stroke pada dasarnya suasana hati yang tidak nyaman (marah-marah), terlalu banyak minum alkohol, merokok dan senang mengkonsumsi makanan yang berlemak.

Oleh karena itu, untuk mencegah stroke ada tiga upaya yaitu pertama mencegah terjadinya stress, stress yang lama akan merusak jaringan otak dan menyebabkan darah tinggi, kedua menerapkan pola hidup sehat seperti tidak merokok, minum minuman beralkohol, berolah raga teratur dan lainnya, ketiga diet sehat yaitu makan-makanan sehat dengan menghindari makanan terlalu banyak minyak, garam dan kalori. “Sehingga seiring dengan meningkatnya pendapatan prajurit dan PNS TNI saat ini, marilah kita iringi juga pengendalian diri untuk tidak makan-makanan yang berlebihan dan mengundang penyakit,” pungkas Kolonel Rony.

Baca juga:  Kadispers Lanud Rsn, Beribadah Bekerja akan Lebih Berkualitas

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel