Berita

Pertahanan Ibukta Dirancang Dengan Sistim Berlapis

Dibaca: 123 Oleh 24 Nov 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Kekuatan Pertahanan Udara yang handal dan kuat itu merupakan suatu modal dasar sebagai piranti penegakan kedaulatan suatu negara yang berdaulat & bermartabat. Jakarta sebagai Ibukota negara telah menjadi jantung negara dan berfungsi sebagai pusat pemerintahan Republik Indonesia serta juga menjadi pusat ekonomi nasional memiliki fungsi sangatlah strategis. Bukan tidak mungkin, Jakarta akan menjadi target centre of gravity bagi pihak musuh jika terjadi konflik dengan negara lain hal ini dikatakan oleh Pangkosekhanudnas I Marsma TNI Julexi Tambayong saat melakukan audiensi di kantor LPP TVRI pusat. Rabu, (23/11).

Dikatakan lebih lanjut, selain Istana negara LPP TVRI juga merupakan obyek vital nasional yang harus dilindungi dari ancaman serangan yang menggunakan media udara dari negara lain ujarnya. Pertahanan Ibukota di rancang dengan sistim kekuatan berlapis artinya bila salah satu hancur masih ada kekuatan cadangan dan terintregasi dengan potensi kekuatan hanud lainya. Kita berikan perlindungan selama 1 kali 24 sepanjang tahun semua obyek vital nasional yang berada di wilayah udara tanggung jawab Kosekhanudnas I pungkasnya.

Baca juga:  Casis Tamtama Panda Lanud Sulaiman Mengikuti Tes Scraning POM dan Mental Idelogi

Dalam menjaga dan melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia penggelaran operasi pertahan udara nasional dengan kekuatan radar dan pesawat tempur sergap sebagai unsur utama juga di dukung dari berbagai unsur lainya seperti, rudal dan kapal perang berkemampuan hanud. Selain itu operasi Pertahanan Udara (Opshanud) merupakan operasi untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan wilayah udara yuridiksi nasional yang berdasarkan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah disahkan. Opshanud terdiri dari dua kegiatan, yakni hanud aktif dan hanud pasif. Hanud aktif merupakan operasi yang secara langsung menghadapi penyerangan udara yang pengamatan udara dan penindakan sasaran udara. Sementara hanud pasif merupakan operasi yang secara langsung menghadapi unsur penyerangan udara, kegiatan pencegahan dan penanggulangan akibat serangan udara.

Sebagai alat komunikasi Pemerintah, tugas LPP TVRI menyampaikan informasi tentang kebijakan Pemerintah kepada publik memiliki nilai sangat penting tutur Direktur Umum LPP TVRI Drs. Eka Muchamad Taufani,ME,Sy. Dengan audensi dari Kosekhanudnas I pengenalan tentang sistem pertahan Ibukota Jakarta, TVRI semakin mengerti dan saling memahami ternyata rasa aman dan damai selama ini ada yang menjaga di wilayah udara. Standarisasi dan prosedur penanganan akibat serangan udara memeng harus di persiapkan sejak dini jika suatu saat bila terjadi semua karyawan disini telah terlatih dan mampu bertindak cepat untuk mengurangi resiko besar jelasnya.

Baca juga:  Pemeriksaan Kelengkapan Identitas Anggota Lanud ASH

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel