Berita

Perubahan Tingkah Laku Belajar Harus Bersifat Positif

Dibaca: 51 Oleh 20 Okt 2014Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Belajar adalah suatu proses yang dinamis. Perubahan tingkah laku hasil belajar harus bersifat positif. Artinya, dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi terampil, profsional, dan berkualitas. Disamping itu, hasil belajar tidak hanya menyangkut pengetahuan, tetapi juga berkaitan dengan sikap dan keterampilan. Oleh karena itu, prestasi belajar dapat dicapai dengan perjuangan yang tidak mengenal lelah dan putus asa.

Demikian pernyataan yang disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Djamaluddin, M.Si (Han) dalam sambutan tertulisnya saat bertindak selaku inspektur upacara pada penutupan pendidikan Sejurla Alnavud (Sekolah Kejuruan Lanjutan Alat Navigasi Udara) Angkatan ke-24, Sejurla Sarharalbanav (Dasar pemeliharaan Alat bantu Navigasi) Angkatan ke-8, dan Sejurla Sarharrad (Dasar Pemeliharaan Radio) Angkatan ke-32 yang dilaksanakan di Gedung Balai Prajurit Cendrawasih Lanud Sulaiman, Margahayu, Kab. Bandung, Jum’at (17/10), serta diikuti oleh para perwira, perwakilan bintara, tamtama dan pegawai negeri sipil serta dihadiri para komandan satuan di Sulaiman.

“Pendidikan ini merupakan paket pendidikan khusus, yang para siswanya terdiri dari personel yang telah memiliki pengalaman dan keterampilan yang cukup di bidangnya, serta kemampuan yang memadai, untuk kemudian dikembangkan dalam program pendidikan lanjutan,“ kata Danlanud yang juga mengharapkan agar “output” yang dihasilkan dari pendidikan tersebut dapat diprogramkan menjadi tenaga-tenaga yang handal, yang akan digunakan dalam berbagai tugas pokok sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Baca juga:  UJI KESIAPAN OPERASIONAL DI LANUD SUPADIO

Danlanud menekankan kepada para lulusan agar usai mengikuti pendidikan tersebut, tetap semangat dengan penuh kesungguhan, disertai semangat dan dedikasi yang tinggi mampu menularkan kepada rekan-rekan sejawat atau kepada yang lebih yunior untuk senantiasa menjadi contoh bagi lingkungannya.

Selain itu, Danlanud menyampaikan pula bahwa diperlukan adanya kemauan positif dari para tenaga didik khususnya, untuk senantiasa berupaya meningkatkan kemampuan pribadinya masing-masing. “Sehingga memiliki nilai tambah, bukan saja dalam bidang profesinya, melainkan juga pengetahuan dan keterampilan di bidang lainnya. Dengan demikian, nilai tambah tersebut dapat ditularkan kepada peserta didik,” tegas Danlanud.

Usai upacara pokok, Danlanud memberi ucapan selamat dan menyerahkan cindera mata kepada masing-masing lulusan terbaik, yaitu Serda Ujang Feri Sulistiono, siswa Sejurla Alnavud A-24 dari satuan Depohar 20 Halim PK., Serda Ari Dwi Cahyo siswa Sejurla Albanav A-8 dan Serda Nursyah Fajrin siswa Sejurla Sarhar Radio A-32, keduanya berasal dari satuan Depohar 40 Sulaiman.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel