Berita

PERWIRA LANUD SULTAN HASANUDDIN HADIRI CERAMAH INTELIJEN

Dibaca: 9 Oleh 22 Agu 2014Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Seluruh Perwira Lanud Sultan Hasanuddin, Wing 2 Paskhas, Batalyon Komando 466 Paskhas dan Detasemen Hanud 472, Kamis (21/8) di Gedung Serbaguna Lanud Sultan Hasanuddin menghadiri ceramah safari Intelijen yang disampaikan oleh Paban V/ Spam Mabesau Jakarta Kolonel Lek Anton Marpaung. Ceramah yang berlangsung kurang lebih dua setengah jam tersebut dihadiri Kadisops Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Arifaini Nur Dwiyanto mewakili Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Dody Trisunu.

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Dody Trisunu dalam sambutannya yang disampaikan Kadisops Kolonel Pnb Arifaini Nur Dwiyanto menyatakan, bahwa sebagai alat pertahanan negara, para perwira TNI AU dalam bertugas di lapangan terkadang menghadapi kendala,  hal  tersebut disebabkan karena   kurangnya penguasaan pengetahuan bidang intelijen, sehingga tidak jarang mereka mengalami keraguan  dalam bertindak.

Situasi ini jelas sangat  mempengaruhi kinerja satuan, oleh karena itu, Paban V/ Spamau datang langsung dan sekaligus bertatap muka memberikan santiaji kepada para perwira TNI AU yang bertugas di Lanud Sultan Hasanuddin.  Dody Trisunu berharap, kedatangan Paban V/ Spamau dapat memberikan pencerahan, sekaligus meningkatkan sense of security dan sense of inteligence para perwira yang ada disini.

Baca juga:  TNI AU Lanud Zam Laksanakan Tes Samapta

Dikatakan, kegiatan ini saya nilai sangat bermanfaat dalam rangka pembinaan personel yang terkait dengan bidang intelijen, khususnya untuk meningkatkan kemampuan serta kepekaan para perwira dalam menghadapi tugas-tugas intelijen, lebih-lebih saat ini suhu politik meningkat  ditandai dengan sering terjadinya aksi demontrasi sengketa pemilu Presiden dan Wakil Presiden.

Sementara Paban V/Spam Mabesau Kolonel Lek Anton Marpaung dalam ceramahnya mengatakan, sense of Inteligence dan sense of security seluruh personel TNI Angkatan Udara dihadapkan kepada perkembangan saat ini di wilayah masing-masing, sehingga diharapkan untuk lebih waspada dan meningkatkan kepekaan terhadap setiap ancaman yang akan dihadapi.

Dalam kesempatan tersebut Kolonel Lek Anton Marpaung juga menguraikan tentang perkembangan lingkungan strategis global yang meliputi geopolitik, ekonomi global, terorisme internasional, lingkungan hidup, demokratisasi, hak asasi manusia, senjata pemusnah masal, dan kejahatan lintas udara, sparatisme, konflik sosial dan bencana alam.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel