Berita

Perwira TNI AU Lulus U.S Air War College

Dibaca: 45 Oleh 26 Mei 2015Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Seorang perwira TNI AU, Kol.Pnb Henri Alfiandi baru-baru ini telah berhasil menyelesaikan pendidikan di U.S Air War College, Maxwell AFB, Montgomery Alabama. Komandan U.S Air War College, Mayor Jenderal Brian T. Bishop memimpin upacara wisuda yang dihadiri keluarga serta para diplomat dari negara-negara para perwira siswa.

Sejumlah 244 perwira siswa dari Angkatan Udara, Angkatan Darat, Marinir, Angkatan Laut, Coast Guard, dan Sipil Amerika Serikat serta dari 44 negara sahabat, termasuk Kol. Pnb Henri dari Indonesia mengakhiri Air War College setelah menjalani pendidikan selama setahun penuh dan setelah wisuda diadakan resepsi untuk merayakan kelulusan kelas AWC 2015.

Kolonel Pnb.Henri Alfiandi adalah lulusan AAU 1988, memulai karir sebagai penerbang pesawat A-4 Skyhawk dan Hawk-209/109. Penerbang tempur TNI AU dengan call sign “Tucano” ini pernah menyelesaikan Sesko di Jerman serta bertugas sebagai Atase Udara di Kedubes RI di Washington DC. Henri merupakan penerus dari tradisi panjang TNI AU untuk mengirimkan perwira-perwiranya untuk mengikuti pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan profesional terbaik di dunia, termasuk di U.S Air War College demi meningkatkan profesionalitas TNI Angkatan Udara.

Baca juga:  Skadud 12 Kalahkan Tim OPSUS di Final Bulutangkis

U.S Air War College merupakan sekolah professional tertinggi Angkatan Udara AS yang berada di USAF Air University dan menjadi pusat pengembangan kekuatan dirgantara (air power), sekolah ini memberi kesempatan perwira siswa berpangkat letnan colonel-kolonel untuk lebih mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan cara pengambilan keputusan yang diperlukan untuk menjalani tugas sebagai pemimpin di organisasi masing-masing.

Lulusan AWC diharapkan mampu berkomunikasi dan menjalin kerjasama dengan pemimpin sipil dan militer di negaranya serta negara lainnya, dalam menegakkan kepentingan nasionalnya dan dapat memberikan sumbangsih bagi kemampuan TNI AU untuk menjadi organisasi perang yang modern sebagai ujung tombak upaya membela kepentingan nasional Indonesia.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel