Berita

Pesawat N 250 Gatotkaca Diabadikan di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

Dibaca: 7 Oleh 01 Agu 2020September 1st, 2020Tidak ada komentar
Pesawat N 250 Gatotkaca diabadikan di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala
#TNIAU 

TNI AU. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dan Direktur Umum dan SDM PT Dirgantara Indonesia Bapak Sukatwikanto meresmikan monumen pesawat N 250 Gatotkaca di Muspusdirla, Rabu (26/8/2020).

Hadir dalam kegiatan peresmian tersebut Wakasau, para Asisten Kasau, Dankoharmatau, Dankodiklatau, jajaran PT DI, pelaku sejarah pilot pertama N 250, Danlanud Adisutjipto, Kadispenau serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Panglima TNI  menuturkan, pesawat ini ditempatkan di Museum TNI AU untuk mengabadikan karya terbaik anak bangsa, sekaligus sebagai bentuk penghargaan terhadap BJ Habibie sebagai pemrakarsa sekaligus menandai era kebangkitan teknologi kedirgantaraan Indonesia.  Pesawat ini menjadi inspirasi bagi generasi muda akan kegigihan para pendahulu dalam menguasai teknologi kedirgantaraan.

“Menempatkan (pesawat) di Muspusdirla Yogyakarta bertujuan untuk mengabadikan karya terbaik anak bangsa dalam pengembangan teknologi penerbangan, semoga kehadiran Gatotkaca di Yogyakarta dapat menjadi pembangkit semangat generasi penerus untuk menunjukkan cintanya kepada tanah air untuk melalui karya-karya nyata yang bermanfaat sebagaimana para pendahulu,” jelasnya.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan, Lanud Soewondo Latihan Menembak Pistol

Usai kegiatan peresmian monumen pesawat, Panglima TNI, Kasau, beserta tamu undangan lainnya melaksanakan peninjauan ke kokpit pesawat N 250 Gatotkaca didampingi tamu undangan lainnya.

Pesawat N 250 Gatotkaca diabadikan di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

Pesawat N 250 Gatotkaca diabadikan di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

Pesawat N 250 Gatotkaca diabadikan di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

Pesawat N 250 Gatotkaca diabadikan di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel