Berita

Pesawat CN-235 TNI AU Angkut Bantuan APD ke Wamena  

Dibaca: 55 Oleh 21 Apr 2020Tidak ada komentar
Pesawat CN-235 TNI AU Angkut Bantuan APD ke Wamena  
#TNIAU 

Pesawat CN-235 TNI AU Angkut Bantuan APD Ke Wamena  

TNI AU. Pesawat CN-235  milik TNI AU dari Skadron Udara 27 Lanud Manuhua jajaran Biak membawa bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Pemerintah Pusat  dan mendarat mulus di Bandara Wamena, Senin (20/4/2020). Dalam misi pendistribusian bantuan Alkes ini dipiloti oleh Letkol Pnb Trinanda Hasan Komandan Skadron Udara 27 dan 8 crew. Kondisi medan di pegunungan Wamena yang memiliki akses sangat terbatas, hanya transportasi udara  yang paling efektif  untuk mengirimkan bantuan di wilayah ini. Sedangkan Alkes yang di angkut ini merupakan salah satu peralatan yang di butuhkan oleh para Tenaga Medis dalam menangani Pandemi Covid-19  di Wamena dan sekitarnya.

Menurut Komandan Detasemen Wamena Koopsau III Mayor Pnb Arief Sudjatmiko, S.H., guna mendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pesawat A-2307 membawa sebanyak dua koli APD tiba di Wamena. Dan selanjutnya Alkes tersebut didistribusikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena dan Jayawijaya jelasnya. Dikatakan lebih lanjut, bantuan APD yang diterima ini diterbangkan dari Lanud  Silas Papare Jayapura yang dialokasikan khusus untuk para petugas kesehatan yang berhadapan langsung dengan pasien positif Covid-19 jelasnya.

Baca juga:  Upacara Pembukaan Pendidikan

Sementara itu Direktur RSUD Wamena dr Felly Sahureka menambahkan, “Pertanggal tanggal 18 itu ada 313 baju hazmatnya, dan ditambah dengan yang baru datang ini 100 jadi kita tetap manfaatkan untuk teman-teman yang kerja di ruang isolasi dan yang penggunaan APD level 3 seperti petugas yang berhubungan dengan pengambilan swab dan yang kontak langsung dengan PDP”. Pihaknya berterimakasih kepada TNI AU yang membantu pendistribusian alat-alat kesehatan tidak hanya di Wamena tapi di seluruh Papua. Lanjutnya, kedepan tim akan terus berkoordinasi dengan TNI AU untuk bisa mendistribusikan bantuan-bantuan yang masih ada di luar Papua, seperti di Jakarta dan Bogor.“Jadi ada beberapa yayasan yang mereka kesulitan untuk mengirimkan barang sampai ke Wamena dan barangnya sudah tertahan 2 minggu. Kami sudah komunikasikan dengan Komandan Detasemen Wamena untuk koordinasi pengiriman barang,” pungkasnya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel