Berita

Pesawat F-16 Lanud Rsn Tembakkan Rudal Maverick

Dibaca: 66 Oleh 01 Jan 2019Februari 4th, 2019Tidak ada komentar
Pesawat F-16 Lanud Rsn Tembakkan Rudal Maverick
#TNIAU 

TNI AU. Skadron Udara 16 melaksanakan latihan penembakan maverick di tranining area Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, selama seminggu sejak Senin (28/1) hingga Kamis (31/1), kemarin. Para penerbang Skadron Udara 16 melatihkan beragam teknik penembakan mulai dari pola penembakan dasar (academic), ketinggian rendah (low altitude) maupun sedang (medium altitude).

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M., menyampaikan bahwa Skadron Udara 16 memiliki tugas penting dalam pelaksanaan Operasi Matra Udara. Dalam beberapa operasi militer pesawat F-16 mendapatkan tugas untuk menetralisir kekuatan darat melalui udara ataupun melemahkan kekuatan musuh di udara.

“Program latihan profisiensi Maverick menggunakan rudal khusus yang didesain untuk latihan disebut dengan Training Guided Missile (TGM). Rudal ini tidak membawa hulu ledak namun tetap dilengkapi sensor dan penjejak infra merah guna melatihkan manuver akuisisi sasaran.” terang Danlanud.

Komandan Skadron Udara 16 Lanud Rsn Letkol Pnb Bambang Apriyanto menyampaikan bahwa Pesawat F-16 C/D Block 52ID yang diawaki oleh crew Skadron Udara 16 dapat menggunakan berbagai metode serangan udara ke darat. Salah satunya adalah kemampuan pesawat menggotong rudal AGM-65G Maverick.

Baca juga:  Penyaluran 100 Koli APD Menggunakan Pesawat Hercules

“Maverick adalah peluru kendali udara-ke-darat dengan daya ledak yang didesain untuk menghancurkan kendaraan lapis baja, bunker, radar dan sasaran keras dengan dimensi kecil. Setelah ditembakkan, Maverick akan secara otomatis meluncur ke sasaran yang sudah dikunci secara visual oleh penerbang.” Lanjut Danskadron.

Danskadron juga menambahkan bahwa manuver ketinggian tinggi sambil mengitari sasaran (medium altitude from wheel) juga dilatihkan untuk memberikan fleksibilitas dalam menentukan arah datang serangan. Untuk latihan tingkat lanjut, penembakan maverick dikombinasikan dengan taktik serangan udara-ke-darat (surface air tactic) yang menggunakan skenario lebih kompleks dan disertai dengan simulasi ancaman.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel