Berita

Pesawat Kalstar Diteror Bom Danlanud Sjamsudin Noor Ambil Tindakan Anti Teror

Dibaca: 16 Oleh 24 Mar 2015Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Erwin Sugiandi mengambil tindakan keamanan dan keselamatan pesawat dan penumpang setelah mendapatkan laporan dari intelijen Lanud Sjamsudin Noor dan pihak bandara, terkait adanya ancaman bom yang ditujukan kepada pesawat Kalstar rute penerbangan Banjarmasin–Sampit, saat menjelang keberangkatan pesawat Kalstar dari bandara Syamsudin Noor menuju Sampit, Senin (23/03).

Pada hari Senin pukul 14.00 Wita setelah pesawat Kalstar Type ATR 72 No reg PK-KSA mendarat di bandara Syamsudin Noor dengan rute Kotabaru-Banjarmasin yang akan melanjutkan penerbangan ke Sampit, Kadisops lanud Sjamsudin noor, Mayor Lek Andi Cahyandi mendapat informasi dari (PLT) GM AP I Bandara Syamsudin Noor Bp Suwandi yang berisi bahwa pesawat Kalstar hari ini akan meledak di Bandara Sampit. Kadisops melaporkan hal tersebut kepada Danlanud Sam. Danlanud Sam memerintahkan POMAU dan Intel Lanud Sam untuk memeriksa pesawat Kalstar yang di parkir di parking stand no 2. Untuk menjaga keamanan Danlanud Sam memerintahkan untuk memindahkan pesawat tersebut ke parking stand no 8 (safe area) dan menempatkan seluruh bagasi penumpang di parking stand no 7 (safe area) yang pemindahan pesawat tersebut dikawal oleh mobil Follow me, mobil VCP Lanud Sam dan mobil Fire Rescue.

Baca juga:  Tanaman Tomat Lebih Subur Akibat JST Tahap I

Komandan Lanud Sjamsudin Noor berkoordinasi dengan Polda Kalsel, untuk menurunkan tim Jihandak Sat Brimobda Kalsel untuk memeriksa pesawat Kalstar ATR 72 PK-KSA tersebut. Tim Jihandak dari Sat Brimobda Kalsel mengadakan pemeriksaan dan sterilisasi pesawat Kalstar beserta seluruh penumpang yang terdiri dari 58 penumpang dan bagasinya dengan hasil aman dan terkendali.

Pesawat Kalstar jenis ATR 72, PK-KSA yang seharusnya berangkat pukul 13.30 Wita dengan 58 penumpang dan 4 crew tersebut akhirnya diberangkatkan pukul 18.00 setelah pemeriksaan dan pesawat dinyatakan aman dan mendarat di Sampit pada pukul 18.40 Wita dalam keadaan aman.

Untuk penelusuran dan kesimpulan dari mana asal ancaman dan tindakan bagi pelaku tersebut akan dilaksanakan penyelidikan oleh pihak-pihak yang berwenang. Hadir para pimpinan tim anti teror tersebut adalah Wakapolda Kalsel, Kombes Pol Fathur Rahman Kapolresta Banjarbaru, AKBP Harun Yuni Aprin, dan (PLT) General Manager AP I Bandara Sjamsudin Noor, Bp Suwandi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel