Berita

Pesawat Sukhoi 27/30 TNI AU Paksa Mendarat Pesawat Musuh

Dibaca: 5 Oleh 19 Agu 2015Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional II (Kosekhanudnas II) Makassar beserta seluruh jajaran Komando dibawahnya yang tersebar di wilayah tengah NKRI melaksanakan latihan pertahanan udara nasional dengan nama sandi Perkasa B-15 dari tanggal 10-14 Agustus 2015 diwilayahKalimantan dan Sulawesi.

Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Kosekhanudnas II di Daya Makassar menangkap pergerakan pesawat udara asing yang mencurigakan dengan memanfaatkan jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia II (ALKI II). Kegiatan pemantauan dan pegamatan udara terhadap pergerakan pesawat yang mencurigakan tersebut dilaksanakan secara ketat oleh seluruh unsur Satuan Radar Kosekhanudnas II yang berada di wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Setelah melaksanakan pengecekan mengenai perijinan melintas wilayah udara NKRI tersebut, ternyata pesawat tersebut adalah pesawat intai musuh yang berupaya melakukan tindakan provokasi dan mengancam keamanan NKRI.

Panglima Kosekhanudnas II Kolonel Pnb Andyawan Martono P, S.IP memerintahkan pesawat tempur eergap Sukhoi 27/30 milik TNI Angkatan Udara untuk melaksakan peyergapan. Dengan kesigapan seluruh jajaran Kosekhanudnas II dan kecepatan serta ketepatan komando dan pengendalian dari Pangkosekhanudnas II, akhirnya pesawat berhasil disergap. Diperoleh informasi bahwa pesawat tersebut merupakan pesawat intai yang diduga milik musuh. Dengan persenjataan yang lengkap dan mematikan TS SU 27/30 pun memaksa pesawat tersebut untuk mendarat di Lanud Suharnoko Harbani Tarakan untuk memastikan tidak ada informasi penting atau data-data intelijen tentang Indonesia. Demikian sekelumit penggalan skenario latihan Perkasa B-15 yang dilaksanakan Kosekhanudnas II Makassar.

Pada kesempatan tersebut, Pangkosekhanudnas II Kolonel Pnb Andyawan Martono P, S.IP mengatakan, bahwa latihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan Kosekhanudnas II beserta jajarannya, mengingat wilayah yang menjadi tanggungjawab Kosekhanudnas II sangat luas mencakup jalur ALKI II dan ALKI III. Jumlah penerbangan di wilayah ini sangat padat, lebih kurang 1500 penerbangan melintas, sehingga Kosekhanudnas II harus selalu siap menghadapi setiap kontijensi ancaman terhadap wilayah udara NKRI.

Pada latihan Perkasa B-15, Kosekhanudnas II berhasil melaksanakan seluruh SOP dan Protap Operasi Pertahanan Udara Nasional dengan baik. Seluruh pelanggaran wilayah udara dan tindakan yang mengancam dari pesawat udara musuh berhasil ditindak dengan cepat, tepat dan akurat.

Baca juga:  ziarah Wara Bandung Ke TMP Cikutra

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel