Berita

Pesawat Super Tucano Mendarat Mulus di Medan

Dibaca: 3 Oleh 03 Sep 2012Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Empat dari 16 pesawat tempur taktis Super Tucano yang dipesan Indonesia dari Brazil mendarat mulus di Landasan pacu Lanud Soewondo. (Jumat, 31/8). Kedatangan pesawat tempur taktis A-29 Super Tucano beserta para penerbang yang berasal dari Negeri Samba tersebut disambut langsung oleh Waasrena Kasau Marsekal Pertama TNI M. Safi’i, Panglima Kosek Hanudnas III, Marsekal Pertama TNI Yuyu Sutisna, S.E., Danlanud Soewondo, para perwakilan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) Sumut, para Asisten Kosek Hanudnas III, serta para undangan lainnya.

Pesawat buatan pabrik pesawat terbang Embraer Brazil tersebut merupakan pesawat tempur taktis yang dilengkapi dengan teknologi modern yang dapat digunakan untuk berbagai misi, seperti serangan ringan, pengintaian serta dapat dioperasikan pada malam hari (memiliki FLIR & NVG Compatible) sehingga sangat ideal untuk melaksanakan misinya dalam COIN (Counter Insurgency) dengan presisi yang tinggi.

Sistem persenjataan Super Tucano terdiri atas 2 machine gun kiri dan kanan 0,5 “ (250 round each), dan 5 hard point di wing untuk 2 out board station di bawah wing (max 250 kg) dan 2 inboard station di bawah wing dan di tengah (max 350 kg) yang dapat juga dipasang external tank, sehingga total maximum external load 1.550 kg. Semua station dapat dipasang bomb sejenis MK-81 maupun MK-82, Cluster, Rocket Pod dan juga dapat dipasang Laser Guided Bomb.

Baca juga:  Rangkaian Hari Bakti ke-73 TNI Angkatan Udara, Lanud HLO Melaksanakan Pembersihan TMP Watubangga

Pesawat tempur tersebut rencananya akan ditempatkan di Skadron Udara 21 Lanud Abdulrahman Saleh, Malang Jawa Timur untuk menggantikan pesawat tempur ringan OV-10 Bronco setelah dihentikan pengoperasiannya lima tahun yang lalu.

Panglima mengatakan, kedatangan empat pesawat tempur taktis Super Tucano (dari keseluruhan 16 buah) bukan berarti semakin mengurangi beban tugas TNI AU, sebaliknya tugas TNI AU ke depan akan semakin berat, hal ini bisa ditelisik berdasarkan skala kondisi kekuatan TNI AU dengan luas wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel