Berita

PESAWAT TEMPUR TNI AU DAN TUDM BERMANUVER DIATAS KOTA PONTIANAK

Dibaca: 25 Oleh 23 Sep 2011Tidak ada komentar
PESAWAT TEMPUR TNI AU DAN TUDM BERMANUVER DIATAS KOTA PONTIANAK
#TNIAU 

Seperti biasanya jet-jet tempur Hawk 109/209 milik TNI AU yang berhome base di Skadron Udara 1 kerap unjuk kebolehan di langit Pontinak. Pilot jet tempur jenis Hawk 109/209 itu melakukan atraksi-atraksi di atas langit kota Pontianak dengan manuver berbahaya. Seperti terbang sangat rendah dan melakukan atraksi lainnya pada saat diudara. Pagi ini, Kamis (22/9) sebanyak dua jet tempur Jenis Hawk 109/209 TNI AU dan dua jet tempur Hawk 108/208 milik Tentera Udara DiRaja Malaysia (TUDM), tiba-tiba saja melintas di langit Pontianak. Suaranya yang menggelegar dan sangar itu menjadi tontonan sebagian warga Bumi Khatulistiwa, muncul pertanyaan dari warga apakah di Lanud Supadio sedang digelar latihan dirgantara ?, “Wah di Supadio sedang ada latihan, kalau dekat saya pasti ke sana, jarang-jarang ada latihan tempur,” ujar Ramli warga Sui Durian, Pontianak. 

Latihan bersama Indonesia dengan Malaysia dengan sandi ”Elang Malindo XXIV/ 2011” yang mulai tanggal 19 sampai dengan 28 September 2011 ini melibatkan personel TNI AU sebanyak 150 orang dan personel TUDM sebanyak 125 orang, dan pada latihan tersebut TNI AU menggunakan 3 pesawat tempur jenis Hawk 109/209, 1 Fokker 27, 1 Helly Super Puma NAS 332 sedangkan TUDM menggunakan 3 pesawat tempur jenis Hawk 108/208 ,1 C-130, 1 Helly Nuri, 1 CN-235. 

Baca juga:  Lanud Rhf Gelar Panen Jagung Perdana

Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Kustono, S.Sos yang dalam Latma Elang Malindo XXIV/11 menjabat sebagai Direktur Latihan (Dirlat) mengatakan bahwa tujuan utama dari latihan ini adalah sebagai sarana dalam menjalin kerjasama dan meningkatkan kualitas personel serta memantapkan koordinasi dalam pelaksanaan operasi udara antar kedua Angkatan Udara. Serta selalu memperlihatkan suasana persahabatan sebagai negara serumpun, namun tetap didasari dan kesungguhan berdasarkan prosedur tetap yang telah disepakati bersama. 

Lebih lanjut Dirlat mengatakan bahwa sebagai negara yang bertetangga, kita tidak akan terlepas dengan kepentingan untuk selalu berhubungan satu dengan lainnya dalam menciptakan rasa aman dan tenteram untuk kepentingan bersama.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel