Berita

Petembak terbaik di Lanud Adi akan diikutkan kejuaraan antar satuan

Dibaca: 11 Oleh 09 Sep 2015Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Menembak bagi seorang tentara merupakan ketrampilan dasar yang wajib dikuasai. Untuk meningkatkan keahlian dan profesonalisme prajurit, anggota Pangkalan Udara Adisutjipto melaksanakan latihan menembak di Lapangan Tembak “Astra Krida” Akademi Angkatan Udara. Latihan menembak yang dimulai sejak tanggal 8 hingga 23 September 2015 mendatang itu, diikuti seluruh anggota militer, baik Perwira, Bintara maupun Tamtama

Kepala Seksi Operasi dan latihan (Opslat) Lanud Adisutjipto Mayor Pnb HM Romas, ,saat memantau pelaksanaan latihan, Rabu (9/9) menuturkan bahwa, Latihan menembak tersebut merupakan program rutin. latihan menembak dibagi ke dalam 2 kategori, yaitu menembak dengan senjata pistol dan menembak dengan senjata laras panjang. Tujuan Latihan menembak laras pendek adalah agar perwira trampil dalam ilmu dasar militer yaitu menembak. Sedangkan Latihan menembak dengan senjata laras panjang bagi Bintara dan tamtama agar para prajurit Bintara dan tamtama mampu menembak dengan baik dan benar dari jarak 100 meter dengan sikap tiarap, sikap berdiri dan sikap pilih.

Kepala Seksi Senjata Lanud Adisutjipto Mayor Tek M Dody Errizal menambahkan bahwa Latihan ini dibagi menjadi 2 periode Untuk para Perwira, dan Bintara/Tamtama. Untuk senjata laras pendek tiap orang disediakan 23 butir peluru dengan rincian 3 butir untuk percobaan dengan jarak 15 meter, 10 butir untuk penilaian jarak 15 meter dan 10 butir untuk penilaian 25 meter. Untuk latihan menembak laras panjang tiap orang disediakan 33 butir peluru dengan rincian 3 butir untuk percobaan, 10 butir untuk penilaian dengan sikap tiarap, 10 Butir untu penilaian sikap berdiri dan 10 butir untuk penilaian sikap pilih.

Baca juga:  PIA AG LANUD RSN LAKSANAKAN PENANAMAN POHON

Senjata yang digunakan untuk laras pendek menggunakan jenis Sig Sauver, P-2, Glock-19 dan FN -46 dengan amunisi MU-1TJ caliber 9mm, sementara untuk senjata laras panjang menggunakan jenis SS-1/V1 dan SS-2/V1, Senjata standar TNI dengan amunisi MU-5TJ caliber 5,56 mm.

Mayor Pnb Romas menambahkan “Meskipun latihan menembak ini dilaksanakan rutin namun semua perolehan akan dicatat dan dilaporkan guna menyaring attlet petembak yang terbaik. Direncanakan bagi anggota yang mendapat skor terbaik akan diikutkan dalam kejuaraan menembak ditingkat satuan” tegas Kasi Opslat.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel