Berita

P.G.O NOORDRAVEN PENDIRI KOOPSAU TUTUP USIA

By 16 Mar 2011 No Comments
Exercise Pitch Black 2012
#TNIAU #TNI-AU

Petrus Getrudus Otto atau biasa disebut P.G.O Noordraven wafat diusia 89 tahun. Tepat pukul 03.30 Wib beliau menghembuskan nafas terakhirnya di RS. Asri Duren Tiga, Jakarta Selatan karena sakit, (15/03). Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Ny. Hj. Yulia Huzaimah serta empat orang anak. Almarhum terakhir berdinas sebagai Deputi Kasau Bidang Teknik dengan Pangkat terakhir adalah Kolonel Penerbang.

Noordraven adalah seorang putra keturunan Belanda yang lahir di Cimahi, Bandung pada tanggal 15 Desember 1921, ayahnya seorang tentara Belanda dan Ibunya adalah seorang Bidan keturunan Ambon yang bernama Humbertina Frausina.

Dalam sejarahnya Noordraven pernah mengecam pendidikan di MULO dan pada tahun 1942 Noordraven diterima sebagai siswa penerbang sukarela, dimana awalnya dia akan dijadikan Tail Gunner. Pada tanggal 1 Maret 1942 Noordraven bersama 800 siswa penerbang lainnya diberangkatkan ke Australia dengan menggunakan kapal laut dari Cilacap untuk memulai training terbang di kota Adelaide. Almarhum pernah menerbangkan pesawat B-25 Mitchel guna mendukung operasi penumpasan RMS.

Berdasarkan data yang terhimpun Noordraven juga merupakan salah satu mantan pendiri cikal-bakal terbentuknya Koopsau, Almarhum juga tercatat pernah menjadi Instruktur pada tahun 1947 di Kalijati selama satu tahun, pernah menjabat sebagai Komandan Pangkalan Udara Halim PK serta tercatat juga pernah menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 1, 3 dan 4 secara bersamaan / merangkap yaitu; dengan cara sehari menjadi Komandan Skadron Udara 1, besoknya sebagai Komandan Skadron Udara 3, dan lusa sebagai Komandan Skadron 4. Selama menjadi komandan almarhum hanya dua kali menerbangkan pesawat P-51 Mustang. Skadron Udara 1 menempati hanggar selatan, Skadron Udara 3 menempati hanggar Timur dan Skadron Udara 4 menempati Hanggar Utara.

Setelah Komando Group Komposisi (KGK) terbentuk, Noordraven juga tercatat sebagai Komandan pertama pada saat itu. Semasa aktif dikedinasan TNI AU almarhum juga dikenal sebagai sosok Nasionalis yang memiliki jiwa Patriotisme yang tinggi, hal ini terlihat dari pengabdian beliau dalam membela Tanah Air Indonesia walaupun beliau adalah seorang putera keturunan Belanda.

Hadir pada saat persemayaman di rumah duka Pangkoopsau I Marsda TNI Dede Rusamsi, Para Pejabat Asisten Makoopsau I, Ketua Pia Ardhiya Garini Daerah I Koopsau I Ny. Rina Dede Rusamsi beserta pengurus, para Perwira, Bintara dan Tamtama. Upacara penyerahan jenazah dipimpin oleh Kas Koopsau I Marsma TNI Bagus Puruhito selaku irup. Selanjutnya jenazah dibawa ke Bandung untuk dimakamkan secara militer di Taman Makam Karang Anyar Bandung.

Leave a Reply