Berita

PIA AG Bakorda Yogya Hibur Pengungsi

Dibaca: 7 Oleh 11 Nov 2010Tidak ada komentar
PIA AG Bakorda Yogya Hibur Pengungsi
#TNIAU 

Bertempat di Jogja Adventure Zone Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Rabu (10/11) PIA Ardhya Garini Bakorda DIY bekerjasama dengan para relawan yang tergabung dalam Lembaga Out Bond dan Psikhologi Indonesia Scout Community Bandung serta Kelompok bermain Lare Angon Jogyakarta, menggelar acara out bond untuk menghibur anak-anak pengungsi korban letusan Gunung Merapi. Acara yang berlebel Camping Ceria ini diikuti anak-anak pengungsi yang tinggal di Mess Jatayu, GOR Lanud Adisutjipto, Rumah Sakit Harjolukito dan Akademi Angkatan Udara.

 

Di gelaran Camping Ceria itu sebanyak 100 anak-anak pengungsi mendapat berbagai macam permainan diantaranya Ladang Ranjau, Jaring Laba-Laba, Rawa Beracun, Polisi dan Pencuri, Micro Crosing dan Jembatan Bertingkat.

 

Ketua Penyelenggara Acara Camping Ceria Mayor Pnb Indan Gilang memaparkan tujuan dari kegiatan “Camping Ceria” adalah untuk menghibur dan memulihkan keadaan psikologis anak, khususnya anak-anak pengungsi, karena mereka masih trauma dan belum stabil akibat bencana alam Gunung Merapi. Selain itu, Camping Ceria juga dimaksudkan untuk menghilangkan kejenuhan selama tinggal dipengungsian.

Baca juga:  Upacara Peringatan HUT Ke-71 Pomau di Lanud Jayapura

 

“Melalui program Camping Ceria diharapkan anak-anak yang tinggal di pengungsian tidak hilang keceriaannya,” tandas Ketua Penyelenggara Acara Camping Ceria yang juga Komandan Skadron Pendidikan 104 ini.

 

Selain bermain, dalam acara Camping Ceria anak-anak pengungsi juga diajarkan untuk mencintai dan menjaga lingkungan. Bersama dengan Lembaga Studi Ular “SIOUK”, mereka dikenalkan bagaimana cara menghadapi ular sehingga tidak takut terhadap binatang berbisa itu.

 

Di penghujung acara, untuk melengkapi keceriaan anak-anak pengungsi, mereka mendapat pembagian bingkisan dari Ketua PIA Ardhya Garini Bakorda DIY Ibu Sru A Andres dan Ketua PIA Ardhya Garini Lanud Adisutjipto Ibu Lia Hadiyan Sumintaatmadja.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel