Berita

PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II Laksanakan Sosialisasi Tas Siaga Bencana

Dibaca: 12 Oleh 24 Feb 2021Tidak ada komentar
PIA ARDHYA GARINI DAERAH II KOOPSAU II LAKSANAKAN SOSIALISASI TAS SIAGA BENCANA
#TNIAU 

TNI AU. PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II melaksanakan sosialisasi Tas Siaga Bencana (TSB) yang dibuka langsung oleh Ketua PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II Ny. Wanti Minggit Tribowo, bertempat di Gedung Serba Guna Suryadi Surya Darma Makoopsau II, Senin (22/2/2021). Turut hadir Wakil Ketua PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II Ny. Widyargo Ikoputra, para pengurus PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II, Ibu-ibu Pegawai Negeri Sipil Makoopsau II.

Ketua PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II Ny. Wanti Minggit Tribowo mengatakan bahwa beberapa wilayah di Indonesia rentan mengalami bencana, baik yang disebabkan oleh alam maupun akibat ulah manusia karena kerusakan ekologi, contohnya adalah peristiwa gempa bumi di Mamuju Sulawesi Barat, banjir yang melanda di Kalimantan Selatan, Jawa Tengah dan Manado. Selain gempa bumi dan banjir, Indonesia juga rentan mengalami kebakaran hutan pada musim kemarau.

Lebih Lanjut Ny. Wanti Minggit Tribowo mengatakan, “Upaya untuk peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana, salah satunya adalah dengan menyiapkan Tas Siaga Bencana (TSB), untuk berjaga-jaga apabila terjadi suatu bencana atau kondisi darurat lain. Tas Siaga Bencana (TSB) disarankan sebagai cadangan bertahan hidup apabila bantuan belum datang. Selain itu, tas tersebut dapat memudahkan saat evakuasi dari lokasi bencana menuju tempat yang lebih aman,” Kata Ny. Wanti Minggit Tribowo.

Baca juga:  Mayor Kal Raja Maruli Tua Resmi Menjabat Kadislog Lanud Sultan Iskandar Muda

“Adapun isi dari Tas Siaga Bencana (TSB) meliputi: surat-surat penting seperti akta kelahiran, ijazah, surat kendaraan, kartu keluarga, pakaian untuk 3 hari termasuk selimut, handuk, dan jas hujan, makanan ringan yang tahan lama seperti mie instan, abon, coklat, biskuit, air minum yang setidaknya dapat mendukung kebutuhan selama 3 hari, obat-obatan pribadi atau umum, alat bantu penerangan seperti senter, lilin, korek api, siapkan uang tunai dalam tas untuk bekal selama kurang lebih 3 hari, peluit sebagai alat bantu pertolongan, masker sebagai alat lindung pernafasan, perlengkapan mandi, radio, atau ponsel untuk memantau informasi lebih lanjut mengenai bencana alam, dan jangan lupa siapkan pengisi daya atau power bank,” Pungkas Ketua PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel