Berita

Pia Lanud Husein Belajar Olaraga Woods Ball

Dibaca: 13 Oleh 30 Sep 2016Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Bagi masyarakat Indonesia, khususnya Ibu-Ibu PIA Ardhya Garini permainan Wood Ball masih terdengar asing di telinga. Padahal olahraga ini sudah masuk di Indonesia sejak tahun 2002 dan diakui oleh KONI sebagai salah satu cabang olahrga. Secara nasional, olahraga ini dibawah naungan Indonesia Wood Ball Association (IWBA).

Untuk memperkenalkan olahraga Wood Ball, hari ini Jumát (30/9) pengurus PIA Ardhya Garini Cab 04/ D I Lanud Husein Sastranegara mengadakan pertandingan wood ball. Pertandingan ini dilaksanakan dalam pengenalan olahraga Wood Ball kepada seluruh pengurus PIA AG Cab 4/ D I Lanud Husein Sastranegara.

Menurut Ketua PIA AG Cab 4/ D I Lanud Husein Sastranegara Ibu Evi Aditya Permana, pada dasarnya permainan wood ball mirip dengan permainan golf. Yang membedakannya, wood ball lapangannya lebih sempit dan bola yang digunakan terbuat dari kayu. Selain bola kayu, peralatan permainannya menggunakan mallet atau stik (tongkat pemukul) dengan kepala seperti botol gelas, dan gate atau gawang yang dibuat seperti gelas yang sejajar.

“Cara mainnya adalah dengan memukul bola kayu menggunakan mallet dan memasukkannya ke gawang. Yang paling sedkit pukulannya untuk memasukkan bola kayu ke gawang itulah yang menang,” terang Ibu Evi Aditya Permana sebelum pertandingan.

Baca juga:  Apel Khusus, Kadisops Lanud Rsn Sampaikan Penekanan Kasau

Sementara itu pelatih wood ball bapak Djajang Djumia menambahkan pada olahraga ini lapangan yang digunakan berbentuk letter U yang dikasih garis pembatas. Peserta dilarang memukul bola ke luar garis, jika bola keluar dari garis maka pemainnya dikasih sanksi berupa tambahan hitungan pukulan sebanyak satu pukulan.

“Kalau sering keluar garis pasti kalah. Dalam satu pertandingan diikuti oleh lima orang peserta. Karena keterbatasan lokasi, maka bentuk lapangan hanya berbentuk huruf U dengan satu gawang, sebenarnya bisa saja jumlah gawangnya lebh dari satu,” pungkasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel