Berita

PIKTAR ke-XXI/2011: ADAKAN TEMU WICARA TARUNA DAN MAHASISWA

Dibaca: 16 Oleh 02 Nov 2011Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Selain pertandingan Olahraga Umum dan Militer Pekan Integrasi dan Kejuangan Taruna Akademi TNI dan Kepolisian (Piktar) ke-XXI tahun 2011 di AAU, menyelenggarakan diskusi Wawasan Kebangsaan melalui kegiatan temu Wicara sebagai sarana olah pikir dan olah tulis guna memantapkan kehidupan berbangsa dan bernegara bagi para Taruna Akademi TNI, Akademi Kepolisian, dan Mahasiswa di Gedung Sabang Merauke Ksatrian AAU Yogyakarta Rabu (2/11).

Wawasan kebangsaan merupakan salah satu wahana membangun cinta tanah air karena wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang di dasari oleh falsafat cita-cita dan tujuan nasional, namun sampai saat ini pemahanan wawasan kebangsaan dalam diri masyarakat masih kurang oleh karena itu perlu adanya pemberian pemahaman akan wawasan kebangsaan sejak usia dini.

Pada piktar 2011 ini pemahaman Wawasan Kebangsaan bagi Taruna dan Mahasiswa ditumbuhkembangkan melalui Temu Wicara yang dibuka Komandan jenderal Akademi TNI Marsekal Muda TNI Sru A. Andreas diikuti oleh 40 Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, 60 orang Mahasiswa berasal dari Universitas Gajah Mada (UGM), UPN, UNY, UI Yogyakarta, Sekolah Tinggi Teknik (STT) Pertanahan, dan Dekoloah Tinggi Teknologi Adisucipto (STTA) dengan Narasumber Paban I Rendik Akademi TNI Kolonel Sus H.Sugiarto MM.MBA. Kolonel Sus Mardoto, MT. dari AAU dan Dr. arqom dosen filsafat UGM mewakili Ditjen Dikti Yogyakarta.

Baca juga:  SISWA BERPRESTASI SEKOLAH ANGKASA LANUD SOEWONDO DAPAT BEASISWA DARI PT. JAS

Dengan tema Memantapkan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dengan meningkatkan wawasan kebangsaan guna mewujudkan cinta tanah air yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Diskusi ini yang berlangsung selama 2 hari diharapkan relevan dan konseptual bagi pembinaan kehidupan para taruna dan mahasiswa sebagai generasi penerus calon pemimpin masa depan. Untuk itu Danjen Akademi TNI meminta peserta temu wicara untuk memahami subjek bahasan lalu bisa menjabarkan dalam pokok-pokok pikiran selanjutnya dianalisa melalui berbagai sudut pandang untuk menemukan akar permasalahan guna merumuskan alternative pemecahannya.

Kepada para narasumber dan para Pembina, Danjen meminta untuk memberikan arahan sebaik-baiknya kepada para taruna dan mahasiswa mengenai teknik penyusunan tulisan Ilmiah, metode analisis permasalahannya. Selain paparan dari tiga narasumber kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan penyusunan makalah.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel