Berita

Pionir TVRI Liputan di Musdirla

Dibaca: 13 Oleh 24 Nov 2010Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Seperti halnya tempat wisata pendidikan, Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala tentunya banyak menyimpan kisah perjuangan para pendahulu bangsa. Di museum ini pula, cerita kegagahan elang-elang muda penjaga dirgantara Indonesia berada. Dari kisah dan cerita tersebut, Produser Acara Pionir, Ibu Titik menjadikan museum kebanggaan warga TNI Angkatan Udara itu untuk lokasi pengambilan gambar acara Pionir pada segmen jalan-jalan.

Ibu Titik, menjelaskan, acara Pionir adalah acara produksi Televisi Repubilk Indonesia Stasiun Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Olah Raga Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain segmen jalan-jalan, di acara yang mempunyai jargon “Cool dan Cerdas” ini juga disajikan segmen lain seperti Sosok dan Peristiwa serta Memotret Dunia Pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ibu Titik menambahkan melalui acara Pionir, khususnya segmen jalan-jalan di episode kali ini, TVRI ingin memberikan hiburan edukasi kepada masyarakat, pelajar dan mahasiswa tentang sejarah dan kebesaran TNI AU lewat Museum Dirgantara Mandala. “Agar generasi muda tahu dan bangga akan sejarah bangsa,” terangnya di sela-sela pengambilan gambar, Selasa (23/11).

Selama liputan, kru dari acara Pionir itu dipandu oleh Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Letkol Sus Drs. Sudarno. Dalam penjelasannya diterangkan dengan rinci berbagai koleksi yang dipajang, baik di Ruang Utama, Kronologi, Alutsista maupun di Ruang Minat Dirgantara. Sajian koleksi di museum tersebut menurut Kameramen TVRI yang sekaligus Direktur Program Acara Pionir Bapak Rahyono, merupakan bahan-bahan liputan yang menarik, bernilai sejarah dan edukasi.

Sementara itu Kepala Museum saat wawancara mengatakan, tayangan museum di acara Pionir diharapkan tidak hanya menambah kecintaan dan kebanggaan generasi muda atas sejarah bangsa saja, namun lebih dari itu, juga merupakan langkah positif untuk mengenalkan museum, khususnya Museum Dirgantara Mandala kepada masyarakat sebagai obyek wisata edukasi.

Baca juga:  Firman Tuhan Ditaburkan Menjadi Kekuatan Baru dalam Kehidupan

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel