Berita

POKJA REVISI KURIKULUM KPTPH DI SKADRON 7 LANUD SURYADARMA

Dibaca: 5 Oleh 21 Jul 2010Tidak ada komentar
POKJA REVISI KURIKULUM KPTPH DI SKADRON 7 LANUD SURYADARMA
#TNIAU 

Bertempat di ruang brifing Skadron Udara 7 Pangkalan TNI AU (Lanud) Suryadarma, Subang selama dua hari Senin-Selasa (19-20/7) sekitar 20 orang perwira TNI AU tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) revisi kurikulum Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Helikopter (KPTPH) yang akan digunakan pada tahun ajaran 2011. Tujuan revisi adalah penyesuaian alat utama sistem senjata (alutsista) atau pesawat terbang helikopter yang digunakan untuk pelaksanaan kursus dan sebagai upaya meningkatkan mutu lulusan KPTPH.

 

Pokja dipimpin Sekretaris Dinas Pendidikan TNI AU (Sesdisdikau) Kol. Lek Wishnu Sukardjo dengan didampingi Komandan Lanud Suryadarma Kol Pnb Irwan Is. Dunggio, S.Sos., dengan peserta dari staf Disdikau, Koopsau I, Kodikau dan Lanud Suryadarma. Pokja berjalan lancar dengan diisi paparan dari Kepala Laboratorium Kurikulum Disdikau serta tanya jawab dengan para peserta.

 

Menurut Mayor Pnb Sapuan S.Sos., salah seorang peserta Pokja yang juga Kepala Dinas Personel Lanud Suryadarma beberapa hasil Pokja antara lain untuk tahun ajaran 2011, pesawat latih helikopter yang digunakan untuk pendidikan KPTPH adalah jenis EC 120 Colibri. Hal ini yang pertama kalinya digunakan helikopter digital, sebelumnya menggunakan Helikopter modifikasi jenis Bell 47 G Solooy. Untuk itu, waktu kursusnya dikurangi dari lima bulan menjadi empat bulan demikian pula produksi jam terbangnya dari 80 jam menjadi hanya 50 jam terbang. Diharapkan dengan metode tersebut lulusan KPTPH telah profesional dan mampu menyandang copilot ketika telah lulus. Namun demikian terdapat prasyaratnya yaitu sebelum siswa KPTPH latihan Bina Terbang harus sudah mengikuti pelatihan simulator FTP (Flight Training Devices) yang ada di Skadron Udara 7.

Baca juga:  Tes Psikologi Pemegang Senjata Di Lanud Ngurah Rai

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel