TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Poltekbang Surabaya Gelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat dengan SMK Penerbangan AAG Adisutjipto

By 28 Feb 2019 March 1st, 2019 Berita
IMG-20190228-WA0075

TNI AU. Ratusan Siswa SMK Penerbangan AAG Adisutjipto mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat (DPM), Kamis (28/2). Kegiatan DPM yang dilaksanakan di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto ini, digelar oleh Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya selama enam hari.

Sebanyak 413 kelas XII mendapatkan pendidikan dan pelatihan langsung dari Assesor Poltekbang Surabaya. Selama enam hari, para siswa akan mendapatkan materi dan ilmu terkait dengan bidang mereka yang saat ini digeluti yakni ilmu dan wawasan yang berkaitan dengan penerbangan.

Wakil Direktur I Poltekbang Surabaya, Muh. Rifai, S.T., M.Pd. mengatakan bahwa siswa dan siswi yang telah mengikuti Diklat akan mendapatkan sertifikasi kompetensi. Dalam upacara penutupan DPM, Wadir I Poltekbang Surabaya ini juga ikut memberikan sambutan kepada siswa dan siswi dari SMK Penerbangan AAG Adisutjipto.

Dalam sambutannya, Wadir I Poltekbang Surabaya memberi ucapan selamat kepada siswa-siswi dan mengatakan. “Setelah mengikuti Diklat ini, siswa diharapkan dapat memanfaatkan waktu dengan menggali ilmu lebih dalam lagi agar mendapatkan pengetahuan yang optimal sesuai dengan kompetensi masing-masing.”

Dalam upacara penutupan DPM, Kepala SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Letkol Tek. Nur Haryanto, M.Han. menyampaikan pesan kepada seluruh siswa bahwa. “Segala pengalaman dan ilmu yang siswa dapatkan dari kegiatan DPM ini, jadikanlah sebagai motivasi dalam mengembangkan hard skill dan soft skill yang akan berguna kelak ketika menjadi tenaga kerja di dunia industri.

Diklat Pemberdayaan Masyarakat merupakan bentuk dari perwujudan Program Revitalisasi SMK, yang merupakan amanat dan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016. Program Revitalisasi SMK meliputi pengembangan dan penyelarasan kurikulum dengan DUDI, inovasi pembelajaran yang mendorong keterampilan abad 21, pemenuhan dan peningkatan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan, standarisasi sarana dan prasarana utama, pemutakhiran program kerja sama industri, pengelolaan dan penataan lembaga, serta peningkatan akses sertifikasi kompetensi.

Pos Terkait

Kirim Komentar/Pertanyaan

Poltekbang Surabaya Gelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat dengan SMK Penerbangan AAG Adisutjipto