BeritaFoto

Pomau Lanud Had Bersama BNNK Gelar Cek Urin Dadakan

Dibaca: 17 Oleh 02 Apr 2021April 4th, 2021Tidak ada komentar
Lanud Had Bersama BNNK Bengkayang Gelar Cek Urin Dadakan
#TNIAU 

TNI AU.  Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) Lanud Harry Soemantri bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bengkayang menggelar tes urin dadakan kepada seluruh anggota Lanud Harry Hadisoemantri (Had) dalam rangkaian peringatan ke-75 TNI Angkatan Udara  yang dilaksanakan di Balai Prajurit  Danu Setiawan. Kamis, (1/4/2021).

Kedatangan rombongan BNKK Kabupaten Bengkayang yang diketuai oleh Wahyu Kurniawan, SKM, M. KES disambut langsung oleh Danlanud Had Letkol Pnb Firmandes Pasaribu, S.T,.M.HAN di Balai Prajurit Danu Setiawan.

Dalam sambutannya Firmandes mengatakan “Lanud Had harus bersih terhadap pemakai dan peredaran perdagangan gelap narkoba hal ini sesuai dengan kebijakan pimpinan TNI Angkatan Udara untuk menindak tegas anggota yang terlibat narkoba”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah acara tradisi kenaikan pangkat selesai di Mako Lanud Harry Hadisoemantri.

“Seluruh anggota Lanud Had didadak untuk melaksanakan tes urin, dengan tujuan untuk mencegah  penggunaan narkotika psikotropika dan zat aditif lainnya (Napza) di kalangan Anggota Lanud Had,” kata Dansatpom Lanud Had Kapten Pom Herlan Auriza, S.S.T.Han di saat pemeriksaan berlangsung.

Baca juga:  Pandemi Covid-19, Satpomau Lanud Soewondo terjun bantu meringankan beban Masyarakat.

“Pemeriksaan yang dilakukan sejak pagi hingga siang, menyasar sekitar 40-an anggota Lanud Had.

Sebelum pelaksanaan tes urine, mereka terlebih dahulu melakukan pendaftaran, kemudian dilanjutkan dengan wawancara. terakhir, barulah sampel urine diberikan kapada petugas untuk diperiksa”.

Sedangkan menurut Ronaldo STR., TLM. petugas BNNK Bengkayang menjelaskan, ada 6 komponen zat yang akan diperiksa oleh BNNK, dimana salah satu zat biasa ditemukan dalam obat-obat yang umum dijual di pasaran. Untuk itu, pada sesi wawancara, petugas akan menanyakan apakah yang bersangkutan selama 7 hari terakhir mengkonsumsi obat.

“Bila dalam pemeriksaan pertama ditemukan indikasi yang bersangkutan mengonsumsi napza, maka akan didalami oleh BNNK dan Pomau, apakah yang bersangkutan dalam pengawasan dokter atau sedang mengonsumsi obat berdasarkan resep dokter.  BNNK juga akan mendalami bila yang bersangkutan terlibat jaringan sehingga akan jelas penangannya,” lanjutnya.

Pelaksanaan berjalan lancar dan aman serta tetap menjalankan protokol covid-19.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel