#TNIAU 

LANUD ISKANDAR (IKR)

Letkol Pnb Didik Setya Nugroho, S.E., M.Han

Letkol Pnb Didik Setya Nugroho, S.E., M.Han

Komandan Lanud Iskandar

Letkol Pnb Didik Setya Nugroho, S.E., M.Han (Lahir di Jombang, 30 Januari 1978) merupakan lulusan AAU tahun 2000. Menjadi siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) pada tahun 2001. Sekkau tahun 2010. Instruktur Penerbang Kategori "A" pada tahun 2011. Seskoau tahun 2005. Sesko TNI tahun 2014. Selanjutnya pada tanggal 21 Maret 2019 dilantik menjadi Komandan Lanud Iskandar (IKR) sampai sekarang.

Tugas Pokok Lanud Iskandar

  1. Lanud Iskandar merupakan Lanud tipe C dibawah jajaran Koopsau II bertugas menyiapkan dan melaksanakan pembinaan dan pengoperasian seluruh satuan dalam jajarannya, pemberdayaan wilayah pertahanan udara dan menyelenggarakan dukungan operasi bagi satuan lainnya.
  2. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Lanud
    Tipe C menyelenggarakan fungsi-fungsi sebagai berikut :
    1. Menyelenggarakan pembinaan dan satuan dalam jajarannya.
    2. Mengumpulkan dan merekam data guna penyempurnaan  taktik / teknik operasi dan latihan.
    3. Melaksanakan pembekalan dan pengadaan materiil bag satuan jajarannya.
    4. Menyelenggarakan pemeliharaan materiil dalam satuan jajarannya.
    5. Menyelenggarakan pemberdayaan wilayah pertahanan udara melalui pembinaan potensi dirgantara.
    6. Menyelenggarakan pemeliharaan sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung yang menjadi tanggung jawabnya.

VISI

  • Menjadikan Lanud Iskandar Sebagai Pangkalan aju yang mampu mendukung dan mengelar kekuatan alutsista udara di wilayah Kalimantan Tengah dalam rangka melaksanakan tugas OMP dan OMSP didukung oleh sarana dan prasarana yang lengkap serta personel yang profesional.

MISI

  1. Membangun personel yang profesional, beriman dan bertaqwa untuk mengawaki organisasi dalam rangka melaksanakan tugas.
  2. Melaksanakan dukungan operasi yang diperintahkan dengan dilandasi kedisplinan dan prosedur untuk mewujudkan Zero Accident
  3. Menjalin komunikasi, kordinasi, dan hubungan harmonis dengan Instansi samping dan masyarakat dalam pelaksanaan tugas baik OMP maupun OMSP.

Profil singkat Lanud Iskandar

Pangkalan TNI AU Iskandar adalah Pangkalan dibawah jajaran Koopsau II yang berpusat di Makasar. Pada awalnya Pangkalan Udara ini bernama Pangkalan Sabah Uyah dan merupakan Pangkalan Udara yang dibangun pada zaman penjajahan Belanda dan penjajahan Jepang. Pangkalan Udara ini berhasil direbut saat perang merebut kemerdekaan. Pangkalan Udara Iskandar didirikan pada tanggal 26 Juli 1956 dengan nama awal DETASEMEN AURI PANGKALAN BUN yang dipimpin oleh LMUS/CAPA M. Mangkin. Di era tahun 1969 Detasemen AURI Pangkalan Bun berubah nama menjadi Pangkalan TNI AU Iskandar. Adapun nama Iskandar diambil dari personel penerjunan pasukan payung pertama yaitu Bapak Sersan Udara Iskandar. Saat ini Pangkalan TNI AU Iskandar adalah Pangkalan TNI AU dengan status tipe “C” yang dipimpin oleh seorang komandan berpangkat Letnan Kolonel.

Posiai Lanud Iskandar berada di tengah tengah ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat yaitu Pangkalan Bun yang merupakan daerah sejarah karena adanya kerajaan kutaringin yang sampai saat ini masih ada silsilah kerajaannya, adapun luas  wilayah Pangkalan TNI AU Iskandar yang sesuai sertifikat tanah Pangkalan TNI AU Iskandar Nomor15.06.01.10.4.00039 tahun 1990 dengan Nomor KIB 50418000000001 adalah 3000,6 hektar.

Lahan seluas 3000,6 hektar ini diisi dengan adanya bangunan infrastuktur kantor dan perumahan, ada juga berdiri Bandara Komersial yaitu Bandara Iskandar yang dikelola oleh Ditjen Perhubungan Udara sesuai dengan surat persetujuan bersama antara Kepala Staf Angkatan Udara dengan Ditjen Perhubungan Udara Nomor Skep/29/IV/1990, Nomor Perjama/04/III/1990 tanggal 1 Maret 1990 tentang pengunaan sebagian areal tanah Pangkalan TNI Angkatan Udara Iskandar di Pangkalan Bun untuk pengembangan/pembangunan Badara Udara dan fasilitasnya dengan luas 40 hektar.

Save