Berita

Posko Penanggulangan Kebakaran Kalselteng Di Lanud Sjamsudin Noor

Oleh 16 Okt 2015 Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Musim kemarau yang melanda wilayah Provinsi Kalimantan Selatan saat ini berdampak terjadinya kebakaran lahan di berbagai wilayah yang mengakibatkan kabut asap yang mengganggu berbagai aktifitas kepentingan masyarakat. Pemerintah melalui BNPB dibantu oleh unsur TNI telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi gangguan yang diakibatkan oleh kebakaran lahan tersebut yaitu dengan pemadaman api di spot-spot kebakaran yang terjadi. Kamis, (15/10).

Pemerintah Daerah Propinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Propinsi Kalimantan Selatan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui BNPB dan BPPT melaksanakan operasi pemadaman kebakaran dengan water bombing (pengeboman air) dari udara dengan menggunakan pesawat Hellykopter dan hujan buatan dengan pesawat N 295 milik TNI Angkatan Udara.

Lanud Sjamsudin Noor sebagai Posko pemadaman kebakaran mengoperasikan 3 pesawat Helly untuk water bombing dan 1 pesawat N 295 milik TNI AU untuk melakukan hujan buatan. Pelaksanaan operasi pemadaman kebakaran tersebut dikendalikan langsung oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Letkol Pnb Erwin Sugiandi sebagai Komandan Posko penanggulangan kebakaran melalui udara.

Baca juga:  Penanda Tanganan MOU AAU dan Yasau

Komandan Lanud Sjamsudin Noor sebagai koordinator Posko pelaksanaan penanggulangan kebakaran di Kalselteng yang dipusatkan di Lanud Sjamsudin Noor mengatakan bahwa akibat kebakaran ini jika tidak dilaksanakan penanggulangan pemadaman api maka akan berdampak buruk yang merugikan bagi kesehatan dan berbagai aktifitas kehidupan dan terlebih khusus akan mengganggu aktifitas transportasi baik darat, laut maupun udara. Harapanya kegiatan ini dapat mengatasi kebakaran lahan dengan efektif dan memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat Kalselteng.

Dari hasil laporan yang dihimpun oleh petugas posko penanggulangan kebakaran di Lanud Sjamsudin Noor bahwa pelaksanaan pemadaman kebakaran lahan tersebut yang dimulai tanggal sampai saat ini telah melaksanakan 168 sorty penerbangan dengan 638 kali pengeboman air di berbagai spot-spot kebakaran di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, sedangkan pesawat N 295 hari ini adalah pertama kali melaksanakan hujan buatan yang disemai di wilayah perbatasan Kalselteng didaerah Sintang dan Putusibau. Hingga saat ini pelaksanaan water bombing dan hujan buatan berjalan sesuai yang telah direncanakan.

Baca juga:  Masyarakat Desa Poko: “Terimakasih TNI AU”

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel