Berita

POSKO PENGAMANAN LEBARAN DI BANDARA SULTAN HASANUDDIN RESMI DITUTUP

Dibaca: 9 Oleh 20 Jul 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Nanang Santoso selaku Dansatgaspam Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, secara resmi menutup kegiatan operasional Posko Pengamanan Lebaran di Bandara Sultan Hasanuddin, Senin (18/7). Kegiatan pengamanan yang telah berlangsung selama menjelang dan sesudah lebaran ini merupakan tindak lanjut dari telegram Panglima TNI no TR/748/2016 tanggal 1 Juli 2016 tentang pelaksanaan pengamanan Bandara dan pembentukan Satuan Tugas Pengamanan Bandara serta Surat Menteri Perhubungan RI no KP 004/1/25 Phb 2016 tanggal 1 Juli 2016 tentang bantuan pengamanan anggota TNI-Polri di lingkungan bandara dan pelabuhan. Dimana terdapat potensi yang dapat mengganggu keamanan di Bandara Nasional dan Internasional pada saat itu sehingga di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dilaksanakan posko pengamanan lebaran.

Dalam sambutannya Marsma TNI Nanang Santoso menjelaskan bahwa kegiatan pengamanan ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini dan cegah dini dari segala kegiatan yang berpotensi memberikan gangguan terhadap keamanan guna mendukung kelancaran operasional penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin. Untuk mencapai tujuan ini seluruh personel pengamanan yang terlibat, diharapkan dapat bersinergi secara positif dan menunjukkan sikap-sikap yang simpatik terhadap seluruh pengguna Bandara Sultan Hasanuddin tanpa mengesampingkan unsur keamanan dan keselamatan dalam bertindak.

Baca juga:  Atraksi Paramotor Lanud Sim Meriahkan Tari Gemu Famire di Aceh

Kegiatan pengamanan itu sendiri dilaksanakan secara terpadu dengan mengikuti SOP yang berlaku di Bandara Sultan Hasanuddin sesuai dengan ASP (Aviation Security Plan) dan ACP (Aviation Contigency Plan) serta Protap Pengamanan Pangkalan di Lanud Sultan Hasanuddin. Sebagian personel TNI AU yang ditempatkan sebagai unsur pengamanan di bandara adalah untuk membantu tugas dari Aviation Security.

Kehadiran personel TNI AU bersenjata sebagai penangkal bagi orang-orang yang berniat melakukan tindakan yang mengganggu keamanan, keselamatan dan kelancaran kegiatan di Bandara Sultan Hasanuddin. Selain itu, personel Satpomau juga melibatkan 6 ekor anjing pelacak dengan kemampuan mendeteksi bahan peledak, senjata api dan narkoba.

Turut hadir dalam kegiatan penutupan pengamanan bandara ini, Kepala Otoritas Bandara, GM Angkasa Pura, Kapolres, Kepala kantor SAR Makassar dan perwakilan dari beberapa instansi lainnya. Sedangkan dari TNI AU juga hadir Komandan Wing II Paskhas, Kadisops Lanud Sultan Hasanuddin, Komandan Satpomau dan beberapa pejabat lainnya.(penhnd/2016)

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel