TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Posko Tanggap Bencana Siap Ditutup, Helikopter Super Puma TNI AU Pantau Terus dari Udara

By 13 Mar 2019 Berita
IMG_0622

TNI AU. Pesawat Helikopter Super Puma NAS 332 dari Skadron Udara 6 Lanud Atang Senjaya, yang sedang misi SAR di Lanud Iswahjudi, mengadakan pemantaun kembali wilayah-wilayah yang terdampak banjir di Ponorogo, Balerejo Madiun dan wilayah Ngawi. “Hal tersebut untuk menyakinkan kembali kepada masyarakat bahwa daerah, Ponorogo, Balerejo dan Ngawi airnya sudah kering,” ungkap Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, S.E.,M.M. didepan para awak media.

Saya berharap melalui pantaun lewat udara ini, masyarakat Kab. Ponorogo, Kab. Madiun, dan Kab. Ngawi serta semakin yakin bahwa bencana banjir (6-13/3) benar-benar kering. Selanjutnya bapak Bupati bisa memberikan informasi kepada masyarakat agar tenang karena sudah lewat masa bahaya, artinya air sudah surut,” terang Danlanud Iswahjudi.

Lebih lanjut Danlanud Iswahjudi mengatakan bahwa TNI Angkatan Udara memiliki pesawat Helikopter yang ada di Lanud Iswahjudi dan itu harus dimanfaatkan dengan baik, agar dapat memberikan informasi yang benar dan aktual kepada masyarakat sekitar. Dikatakan pula, Helikopter Puma ini di BKO-kan di Lanud Iswahjudi dalam rangka standby SAR (Search and Rescue) untuk pesawat tempur yang berlatih di Lanud Iswahjudi. Kita selain memberikan bantuan kemanusiaan, dengan evakuasi warga, pemberian dukungan logistik, juga memberikan informasi meteorologi (ramalan cuaca), tegasnya.

“Namun jika ada kontijensi terhadap bahaya bencana apapun yang berkaitan dengan search and rescue maka pesawat ini bisa digunakan. Intinya pesawat kita gerakan untuk membantu proses evakuasi atau pengiriman logistik, pemantauan dari udara itu bisa dilakukan, jadi pesawat ini bisa digunakan untuk hal kemanusiaan, khususnya penanggulangan bencana,” terang Marsma TNI Iko.

Pemantaun menggunakan pesawat Helikopter NAS 332 Super Puma dengan kapten pilot Mayor Pnb Nugroho Tri, sedangkan copilot Lettu Pnb Septian Sihombing dari Skadron Udara 6, Lanud Atang Senjaya Bogor. Pemantauan selama satu jam diatas ketinggian 700 feet.

Pos Terkait

Kirim Komentar/Pertanyaan

Posko Tanggap Bencana Siap Ditutup, Helikopter Super Puma TNI AU Pantau Terus dari Udara