TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Prajurit dan PNS Lanud Supadio Gelar Upacara Tujuhbelasan

3

TNI AU. Segenap prajurit di Lanud Supadio yang terdiri dari personel Lanud Supadio, Skadron Udara 1, Skadron Udara 51, Batalyon 465 Paskhas dan Denhanud 473 Paskhas serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) menggelar upacara tujuh belasan di main Apron Lanud Supadio, Selasa (17/7). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio, Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.IP dan Komandan Upacara (Danup) Mayor Sus Ardian Budi Cahyono.

Dalam upacara bendera ini Danlanud Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo, S.IP membacakan amanat dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP, Dalam amanatnya Panglima TNI mengatakan bahwa memasuki bulan Juli 2018 berarti kita telah menyelesaikan program dan anggaran Semester I dan selanjutnya kita mulai memasuki program dan anggaran semerter II.

“Saya mengucapkan terima kasih atas terlaksananya program kerja dan anggaran semerter I dan saya perintahkan setiap Kepala Satuan Kerja (Kasatker) untuk mengevaluasi kinerja yang sudah dicapai dihadapkan kepada perencanaan strategis (Renstra) yang telah dibuat oleh masing-masing Satker. Pelaksanaan program selanjutnya harus lebih baik lagi, optimal, efektif dan efisien,” ujar Panglima TNI yang dibacakan oleh Danlanud Supadio.

Menurut Panglima TNI, semua patut bersyukur bahwa agenda politik nasional berupa Pilkada secara serentak di 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten telah berjalan dengan tertib dan aman tanpa ada gejolak kericuhan yang berarti. Hal ini menjadi momentum yang sangat baik dalam berdemokrasi di negara kita sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat sudah semakin dewasa dalam menerima berbagai perbedaan dalam menyalurkan aspirasinya.

“Kelancaran pelaksanaan Pilkada tersebut tentu juga tidak terlepas dari peran serta para Prajurit dan PNS TNI sekalian. Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras saudara-saudara sekalian yang telah ikut bekerja menjaga kelancaran setiap proses pentahapan pilkada,” kata Panglima TNI.

Meskipun secara individu prajurit TNI tidak melaksanakan hak pilih, namun itu tidak menjadi halangan untuk senantiasa menjaga dan mengawal pelaksanaan pesta demokrasi ini sehingga dapat berjalan lancer dan sukses.

“Saya juga mengucapkan terima kasih atas komitmen netralitas yang telah ditunjukkan prajurit TNI, dimana netralitas tersebut menjadi salah satu kunci pesta demokrasi yang berlangsung dengan damai,” kata Panglima TNI.

Disamping pelaksanaan Pilkada serentak, lanjut Panglima TNI, program Nasional yang perlu menjadi perhatian TNI selanjutnya adalah perhelatan akbar Asian Games Ke-18, yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang.

“Asian Games ini mempunyai nilai yang sangat strategis sebagai ajang penting untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia sekaligus sebagai national branding Indonesia di panggung Internasional. Untuk itu saya perintahkan kepada segenap prajurit dan PNS TNI untuk turut serta mendukung dan mensukseskan jalannya perheletan akbar yang berskala Internasional ini dengan membantu mempromosikan kepada seluruh komponen bangsa dan masyarakat pada umumnya, sesuai ajakan Bapak Presiden Joko Widodo,” pungkas Panglima TNI.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Prajurit dan PNS Lanud Supadio Gelar Upacara Tujuhbelasan