TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Prajurit dan PNS TNI Tidak Bersikap Reaktif

By 17 Apr 2018Berita
DSC_2251

TNI AU. Upacara bulanan tujuh belasan dilaksanakan di Lanud Atang Sendjaja pada hari Selasa (17/4), bertempat di Main Appron Lanud Atang Sendjaja dan diikuti oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lanud Atang Sendjaja dan Wing Pendidikan Umum, dengan Inspektur Upacara Komandan Wing 4 Lanud Atang Sendjaja, Kolonel Pnb Bambang Juniar D, S.Sos., sekaligus membacakan amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Dalam sambutannya, Panglima TNI mengatakan bahwa dunia selalu berkembang dan berubah seiring dengan kemajuan yang dicapai oleh umat manusia. “Perubahan dan perkembangan tersebut dapat secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia. Perkembangan yang cepat membuat tantangan tugas bagi TNI semakin kompleks dan menuntut kemampuan beradaptasi dan inovasi”, jelas Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. “Karena itu, lanjutnya kita harus senantiasa memperhatikan perkembangan lingkungan, baik nasional, regional maupun global, guna memahami segala hal yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan tugas”.

“Dalam kaitan tersebut, saya perintahkan kepada seluruh unsur pimpinan di jajaran TNI untuk senantiasa membaca situasi berikut segala kecenderungan perkembangannya. Hal ini diperlukan agar kita dapat meningkatkan pemikiran prediktif, langkah antisipatif dan upaya konstruktif dalam rangka melaksanakan tugas pokok TNI, serta meningkatkan kinerja pelaksanaan tugas Prajurit dan PNS TNI dalam kerangka mendukung pembangunan nasional”, ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Terkait dengan Pilkada serentak di 171 daerah di seluruh wilayah Indonesia, sertaakan dimulainya rangkaian Pemilu 2019, yang tentu akan diiringi dengan meningkatnya suhu politik di tanah air serta kerawanan lainnya yang akan timbul dibarengi dengan berbagai tindakan kontra produktif seperti kampanye hitam dan provokasi serta pengerahan massa yang anarkis, maka Panglima TNI meminta agar seluruh prajurit dan PNS TNI tidak bersikap reaktif. “Prajurit dan PNS TNI harus dapat membawa kesejukan di tengah-tengah masyarakat dengan tidak turut meneruskan atau menyebarkan isu-isu tidak jelas yang dibuat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab”, tegas Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

“Prajurit TNI juga harus menjaga netralitasnya. Hal ini tidak henti-hentinya saya tekankan karena TNI adalah institusi strategis yang memiliki jangkauan sampai ke pelosok nusantara dan mendapat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat. Karenanya tugas TNI untuk mengamankan dan menjamin suksesnya pesta demokrasi tidak boleh dirusak oleh sikap yang tidak netral”, tegas Panglima TNI.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa TNI selaku bagian dari komponen itu perlu membina soliditas, sinergi, dan kekompakan, dari tingkat pusat sampai daerah. “Ego sektoral dan premordialisme sempit harus dibuang jauh-jauh karena hanya dengan bersatu, bergerak bersama-sama, maka Indonesia akan dapat menjawab dan menghadapi setiap potensi yang mengancam kedaulatan, keutuhan, maupun keselamatan bangsa dan negara”, pungkasnya.

Hadir dalam upacara bendera tujuh belasan, Komandan Wingdikum, Kolonel Nav I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M, para Kepala Dinas Lanud Ats, Komandan Satuan, dan perwira staf Lanud Atang Sendjaja.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Prajurit dan PNS TNI Tidak Bersikap Reaktif