Berita

PRAJURIT DILARANG BERPOLITIK PRAKTIS

Dibaca: 5 Oleh 19 Jul 2010Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Seluruh prajurit dilarang terlibat dalam kegiatan politik praktis, hal tersebut berkaitan dengan komitmen TNI untuk selalu memegang teguh azas netralitas TNI dalam pelaksanaan Pemilu ataupun Pemilukada yang diselenggarakan di seluruh Indonesia. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI, Jenderal TNI Djoko Santoso dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Pekanbaru, Letkol Pnb Nurtantio Affan, SE pada Upacara Bendera Tujuhbelasan yang dilaksanakan di Apron Base Ops Lanud Pekanbaru, Senin (19/7).

 

Lebih lanjut Panglima TNI menegaskan bahwa dalam tahun 2010 ini telah tercatat 246 daerah baik ditingkat provinsi, kabupaten maupun kota di seluruh tanah air, telah dan akan melaksanakan pemilukada secara sambung menyambung. Sejarah mencatat bahwa setiap pasca pemilukada nyaris selalu menimbulkan dan menyisakan persoalan sosial politik. Dengan demikian kita patut mewaspadai dan mengantisipasi agar persoalan tersebut tidak merusak harmonisasi sosial, persatuan dan kesatuan bangsa, serta tidak menimbulkan gangguan terhadap stabilitas nasional.

 

Isu lain yang sedang berkembang saat ini adalah isu hak pilih TNI. Hal tersebut kembali mengemuka dan menjadi bahan pembicaraan elit politik dan masyarakat luas. Bagi TNI, masalah hak pilih sudah diatur dalam Undang-Undang nomor 34 tahun 2004 pasal 39 yang menegaskan bahwa TNI tidak boleh berpolitik praktis dan harus berada pada posisi netral, demikian ditegaskan Panglima TNI.

Baca juga:  Upacara Bendera di Lanud Dominicus Dumatubun

 

Upacara bendera tujuhbelasan di Lanud Pekanbaru ini diikuti oleh seluruh anggota di jajaran Lanud Pekanbaru serta Insub, adapun Komandan Upacara adalah Kapten Sus Filfadri, S.Sos, sedangkan pengucap Sapta Marga adalah Serda Ikhsan, Pengucap 8 Wajib TNI adalah Prada Dwi Agus serta pembaca Panca Prasetya Korpri PNS Tharzaniar.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel