Berita

Prajurit Korpaskhas Dituntut Mahir dan Handal

Dibaca: 138 Oleh 01 Des 2014Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Untuk dapat mengemban tugas-tugasnya secara paripurna, baik dalam konteks operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang, prajurit-prajurit Korpaskhas dituntut memiliki kualifikasi mahir dan handal.

Mahir merupakan tingkat keterampilan tertinggi yang harus dimiliki setiap prajurit pada bidang taktis dan teknis yang berkaitan dengan profesionalime keprajuritan pasukan khas, sedangkan handal merupakan tingkat kepercayan diri paling tinggi yang harus dimiliki, sehingga memungkinkan prajurit-prajurit pasukan khas mampu menyelesaikan tugas-tugasnya dalam satuan kecil.

Demikian dikatakan Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia dalam sambutannya pada Upacara Serah Terima Jabatan Dankorpaskhasau, dari Marsda TNI M. Harpin Ondeh kepada Marsda TNI Manimbul Manurung, di Mako Korpaskhas, Lanud Sulaiman Bandung, Sabtu (29/11).

Menurutnya, untuk mewujudkan kualifikasi mahir dan handal, bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pimpinan atau komandan satuan, tetapi justru lebih kepada pribadi setiap prajurit. Oleh karena itu, kemauan untuk belajar dan berlatih hendaknya menjadi budaya dalam kehidupan sebagai prajurit Sapta Marga. Dengan demikian, untuk dapat memiliki kemampuan mahir dan handal seperti yang diharapkan, maka hal tersebut hanya dapat dicapai melalui kerja keras, tekun, ulet dan disiplin yang tinggi.

Baca juga:  PIA AG CAB 15/ D I LANUD SOEWONDO ADAKAN DONOR DARAH

Memang tidak mudah diwujudkannya, ujar Kasau, tetapi bukan pula merupakan sesuatu yang terlalu sulit untuk dicapai, karena telah dibuktikan oleh para prajurit Korpaskhas terdahulu, kuncinya ada pada kandungan makna “Karmanye Vadikaraste Mafalesu Kadatjana” kerjakan tugasmu dengan rasa tanggung jawab tanpa menghitung-hitung untung rugi, tanpa tanya-tanya apa nanti akibatnya.

“Mantapkan dan bangun terus komitmen moralitas serta jati diri Pasukan Khas Angkatan Udara sebagaitentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional dengan senantiasa mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh pihak manapun yang dapat merusak citra satuan Korpaskhas dan Angkatan Udara”, tegas Kasau.

Marsda TNI M. Harpin Ondeh adalah Alumni AAU tahun 1981 selanjutnya berpindah tugas sebagai Pati Mabesau dalam rangka pensiun, Sedangkan Marsda TNI Manimbul Manurung juga merupakan Alumni AAU tahun 1981 yang sebelumnya bertugas sebagai Pati Sahli TK III Bidang Ekkudag Panglima TNI.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel