Berita

Prajurit lanud maimun saleh pertahankan aset dari segerombolan seperatis.

Dibaca: 53 Oleh 12 Feb 2020Tidak ada komentar
Prajurit lanud maimun saleh pertahankan aset dari segerombolan seperatis.
#TNIAU 

TNI AU. Berdasarkan laporan hasil pengamatan personil Intelpam Lanud Maimun Saleh, bahwa ada pergerakan dari sekelompak separatis berkekuatan 10 orang bersenjatakan laras panjang yang bergerak dari arah balohan menuju bandara Maimun Saleh, menurut informasi akan berusaha menguasai Bandara Lanud Maimun Saleh, mendapatkan informasi tersebut seluruh Prajurit Lanud Maimun Saleh dibawah kendali Komandan Lanud Maimun Saleh Letkol Pnb Yudha Irawan yang diwakili oleh Kepala Dinas Operasi ( Kadisops ) Mayor Lek Jamung Barkah segera mengatur strategi guna menghalau dan mempertahankan Kadisops Mayor Lek Jamung Barkah dan Kasi Opslat Lanud Mus Lettu Lek M. Khoirul Fuadi dengan secepatnya mengambil tindakan sesuai perintah, rabu (12/2).

Menindaklanjuti perintah Komandan Lanud Mus tersebut, Kadisops dan Kasi Opslat Lanud Mus, dengan cepat membuat strategi dan kesiapan secara terpimpin. pasukan Hanlan dibagi menjadi Tiga regu yang letaknya berpencar-pencar dengan jarak yang cukup berjauhan dengan peralatan dan senjata lengkap untuk secara serentak melaksanakan patroli ke area Bandara Lanud Mus. Patroli dimulai dari regu pertama masuk dan menyisir melalui wilayah timur dan regu kedua masuk melalui wilayah barat, regu ketiga wilayah utara bandara menuju titik sasaran yang berjarak kurang lebih 2 Km.

Baca juga:  Komandan Lanud (Danlanud) Sutan Sjahrir Kolonel Nav Medi Rachman, S.E., MBA Avi Mgt, MMOASc, PhD., Coffee Morning Dengan Unsur Forkompimda Provinsi Sumatera Barat

Dengan kondisi fisik yang terlatih prajurit Lanud Mus segera bergerak guna mengamankan Bandara Lanud Mus agar kondisi tetap aman dan kondusif. Untuk mendukung terwujudnya hal tersebut maka Prajurit Lanud Mus melaksanakan patroli pertahanan pangkalan (hanlan) yang akan menjadi titik sasaran penyerangan oleh separatis tersebut.

Ketika pasukan mulai memasuki titik sasaran, tiba-tiba dihadang oleh tembakan, ternyata adalah sekelompok sipil bersenjata yang diperkirakan berkekuatan 10 orang yang akan menduduki dan menguasai Bandara Maimun Saleh. Setelah terjadi baku tembak di area Bandara Prajurit lanud Mus dengan cepat menghalau kelompok separatis tersebut dan akhirnya dapat dikuasai dan dapat dilumpuhkan.

Kutipan diatas tersebut merupakan bagian dari skenario Latihan Hanlan (Pertahanan Pangkalan) yang dilaksanakan oleh seluruh Prajurit Lanud Mus. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan secara berkesinambungan ( Tri Wulan ), dan sekaligus guna untuk mengasah keahlian Prajurit Lanud Mus dalam melaksanakan Pertahanan Pangkalan.

Komandan Lanud Mus letkol Pnb Yudha Irawan melalui Kadisops Mayor Lek Jamung Barkah menegaskan, latihan Hanlan kali ini digelar guna melatih prajurit Lanud Mus agar tetap bersiaga akan adanya kemungkinan aksi terorisme yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan keutuhan wilayah NKRI khususnya di wilayah ujung perbatasan Indonesia ( Sabang )yang merupakan Pintu utama NKRI ujung barat Indonesia “Kita tidak menginginkan adanya ancaman maupun aksi teror yang memasuki wilayah Sabang ini Untuk itu kita mensiagakan prajurit untuk melatih dan mendisiplinkan prajurit guna untuk mengantisipasi ancaman sewaktu-waktu yang akan terjadi.

Baca juga:  Peristiwa 29 Juli sebagai Kompas Moral Generasi Penerus TNI AU

Hal ini juga dimaksudkan untuk lebih menanamkan jiwa kemiliteran pada setiap diri anggota, serta untuk menguji sejauh mana kemampuan dan kesiapan para Prajurit Lanud Mus dalam menghadapi dan mengambil tindakan awal terhadap segala bentuk ancaman gangguan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel