Berita

Prajurit Paskhas Mencermati Keamanan Lingkungan Tugas

Dibaca: 6 Oleh 02 Mei 2011Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Mencermati kejadian melanda beberapa wilayah seperti teror bom buku di Jakarta, kasus bom bunuh diri di Cirebon, penemuan bom di Tangerang dan kasus pencucian otak terhadap para pelajar dan mahasiswa dilakukan gerakan yang menamakan dirinya Negara Islam Indonesia (NII), membuktikan kondisi stabilitas keamanaan negara masih perlu adanya pengelolaan lebih baik. tidak menutup kemungkinan hal tersebut dapat terjadi di wilayah satuan jajaran Korpaskhas. 

Hal tersebut disampaikan Komandan Korpaskhas Marsma TNI Amarullah dalam sambutannya pada apel pagi gabungan Korpaskhas, dihadiri oleh Wadan Korpaskhas, Ir Korpaskhas, Para Asisten Korpaskhas serta para prajurit Gabungan Mako Korpaskhas dan Wing III Paskhas, di Lapangan Merah Korpaskhas, Lanud Sulaiman Bandung, (02/5). 

Dankorpaskhas menekankan, agar seluruh Komandan satuan jajaran terus meningkatkan daya kepekaan dan respon cepat guna meredam sedini mungkin setiap kemunkinan adanya gangguan keamanan yang muncul. seluruh prajurit dan pns Korpaskhas, untuk melakukan pengawasan terhadap keluarga sehingga tidak terjerumus dalam kegiatan yang merugikan diri, keluarga, satuan serta organisasi TNI Angkatan Udara. 

Baca juga:  Seorang Prajurit Maupun PNS TNI Karakter Sejak Awal Perlu Ditanamkan

Apel bulanan merupakan tradisi Korpaskhas yang dilaksanakan sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pengabdian kita pada Korpaskhas dan TNI Angkatan Udara, sekaligus sebagai sarana komunikasi serta penyampaian informasi tentang kebijakan penekanan pimpinan untuk dipedomani dalam menumbuh kembangkan semangat, moralitas serta loyalitas dalam rangka pelaksanaan tugas yang dihadapi. Jelas Marsma TNI Amarrulah. 

Lebih lanjut Dankorpaskhas menyampaikan, Diawal bulan mei memasuki triwulan II tahun anggaran 2011, dengan demikian semua unsur satuan kerja serta satuan jajaran Korpaskhas dapat menyampaikan laporan pelaksanaan dan evaluasi triwulan I secara konsisten, bertanggungjawab, transparan, jujur, akuntabel dan tepat waktu sesuai program kerja yang telah dilaksanakan. hal tersebut sebagai bentuk realisasi dari komitmen TNI dalam menyukseskan reformasi birokrasi ditubuh TNI.

Dalam medukung program kerja yang telah direncakan, para prajurit Paskhas dituntut bekerja secara profesional mengikuti aturan dan prusedur yang telah ditentukan. hal tersebut akan dapat dikuasai dengan baik apabila personel mampu mensikapi secara eatif, inovatif, berkelanjutan serta terukur dalam melaksanakan tugas. Semua dapat terwujud harus ditopang peningkatan belajar secara formal maupun informal. Lanjunya. 

Baca juga:  Latihan Hardha Maruta II Di Makassar

Dankopaskhas mengingatkan, kedepan Korpaskhas menginginkan -personel berkualitas dan berprestasi, sehingga jangan dipertanyakan apabila personel bermasalah tidak diberikan jabatan, namun tetap dilaksanakan pembinaan dan sudah sepantasnya bagi personel yang berprestasi. hal tersebut tidak terlepas dari peran atasan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan secara konsisten. Selain itu, sebagai atasan harus mampu memberikan kondite bukan dalam berbentuk angka saja, namun harus dapat memberikan penjelasan atau catatan-catatan penilaian atas nilai yang telah diberikan serta bertanggungjawab terhadap kemampuan anak buahnya. 

Prajurit Korpaskhas sebagai prajurit komando, harus mampu bekerja dalam kondisi terbatas, survive, inovasi dan improvisasi, serta memiliki integritas tinggi. sekecil apapun peran dan tugas merupakan penentu keberhasilan setiap tugas diemban baik dimasa kini maupun di masa mendatang. Tekan Dankorpaskhas.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel