Berita

Prajurit TNI Dituntut Untuk Menjadi Tentara Profesional

Dibaca: 16 Oleh 07 Okt 2014Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Kebanggaan, kecintaan dan kepercayaan atas kekuatan sendiri harus terus kita kembangkan, karena semua itu menjadi akumulasi kekuatan, guna mengabdi tantangan Globalisasi yang berkembang dinamis di semua sisi kehidupan. Dalam kaitan tersebut, TNI senantiasa membangun mekanisme kerja dan hubungan kelembagaan sengan segenap komponen bangsa dalam rangka meningkatkan ketahanan masyarakat dan ketahanan nasional. Demikianlah sambutan Panglima TNI yang dibacakan oleh Irup Upacara di Lanud Adisutjipto pada upacara peringatan HUT TNI ke-69 di Lapangan Jupiter, Lanud Adisutjipto Selasa (7/10) 

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 TNI di Lanud Adisutjipto diikuti tak kurang dari 2000 personel yang terdiri dari personel Lanud Adisutjipto, AAU dan Ruspau Dr. Hardjolukito. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kepala Ruspau Dr Hardjolukito Marsekal Pertama TNI dr. Benny H Tumbelaka Sp.OT.MH.Kes.Sp.KP .MARS 

Panglima TNI Jendral TNI Moeldoko dalam sambutan tertulis menegaskan bahwa setiap prajurit dan PNS TNI dituntut mengedepankan tugas dan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Sekecil apapun sikap dan tindakan primitif akan mengganggu dan merusak jati diri TNI, sebagai tentara Rakyat, Tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional. Sebagai tentara profesional, tegas Panglima TNI, segenap prajurit TNI harus berupaya untuk terus menerus meningkatkan kinerja dan kemampuan profesionalismenya dalam menjalankan tugas dan pengabdian. 

Baca juga:  PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN GAPURA LANUD SURYADARMA

Upacara HUT TNI yang ke 69 yang seharusnya dilaksanakan tanggal 5 Oktober 2014, namun karena bertepatan dengan hari Raya Idul Adha 1435 Hijriyah, maka upacara dilaksanakan tanggal 7 Oktober 2014. Peringatan HUT TNI tahun 2014 ini bertemakan “ Patriot Sejati, Profesional dan dicintai Rakyat” Semoga dengan semangat ini, niscaya berpengaruh positif terhadap pola pikir dan pola tindak TNI, sebab bersama rakyat TNI akan menjadi satu kekuatan yang sangat dasyat untuk berkarya secara nyata bagi bangsa dan negara Republik Indonesia. “DIRGAHAYU TENTARA NASIONAL INDONESIA”. 

Saat ditanya wartawan dalam kesempatan lain apa TNI sudah sejahtera Beliau menjawab “tentunya pimpinan telah memikirkan dan sekarang kita sudah ada kenaikan ULP (uang lauk pauk) dan juga remunerasi”, tegasnya 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel