Berita

Prajurit TNI Dituntut Untuk Menjadi Tentara Profesional

Dibaca: 2 Oleh 05 Okt 2011Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 TNI di Yogyakarta diwarnai flypass empat pesawat KT-1 Woong Bee dari Lanud Adisutjipto. Empat pesawat tersebut melintas di atas Alun-alun Kota Yogyakarta, usai upacara.

Fly pass pesawat bernomor LD-1001, LD-1006, LD-1008 dan LD-1010 tersebut memukau ribuan penonton dan peserta Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 TNI yang digelar di Alun-alun Yogyakarta, Rabu (5/10).

Untuk memeriahkan acara, tidak hanya Fly Pass pesawat KT-1 Woong Bee saja yang ditampilkan, namun juga berbagai atraksi disuguhkan, antara lain tari kolosal, drumband, terjun payung, beladiri militer serta defille pasukan dan alutsista TNI.

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 TNI di Yogyakarta diikuti tak kurang dari 2000 personel yang terdiri dari personel tiga angkatan di TNI, Polri, Pegawai Negeri Sipil TNI, Satpol PP, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia serta pelajar dari berbagai sekolah. Bertindak selaku Inspektur Upacara Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Mulhim Asyrof.

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro menegaskan, perkembangan zaman menuntut prajurit TNI untuk menjadi tentara profesional.

Baca juga:  PANDA LANUD WIRIADINATA SELEKSI CASIS KARBOL AAU

Sebagai tentara profesional, tegas Panglima TNI, segenap prajurit TNI harus berupaya untuk terus menerus meningkatkan kinerja dan kemampuan profesionalismenya dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

Sementara menyinggung tugas pokok TNI, Panglima TNI mengatakan, sesuai amanah konstitusi, TNI mengemban tugas pokok untuk menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi seganap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel