Berita

Prajurit TNI Harus Pandai Memilah dan Memilih Medsos

Dibaca: 4 Oleh 17 Jul 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Upacara tujuh belasan sebagai rutinitas, tetapi harus memaknai sebagai wahana memantapakan rassa nasionalisme dan kejuangan kita selaku seorang prajurit, melalui upacara kita juga dapat berbagai informasi dan kebijakan aktual yang berkembang di TNI, demikian sambutan Panglima TNI yang dibacakan oleh Komandan Lanud Abd Saleh Marsekal Pertama TNI Julexi Tambayong upacara 17 –an yang diikuti oleh seluruh anggota Lanud Abd dan Insub Saleh bertempat di Lapangan Dirgantara Lanud Abd (17/7).

Komandan Lanud Abd saleh dalam sambutannya Panglima TNI pada kesempatan yang baik ini, sekalu lagi mengucapkan Minal ‘Aidhin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh Prajurit, ASN dan keluarga besar TNI dimanapun berada dan bertugas. Semoga hikmah Ramadhan dan hari raya Idhul Fitri 1438 H senantiasa memberikan pencerahan kita semua dalam mengabdi kepada bangsa da Negara melalui institusi TNI.

Dalam sambutannya beberapa belakangan ini kita mengetahui bebrapa peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat salah satu diantaranya aksi teror terhadap aparat keamanan, sejumlah aksi geng motor yang telah merenggut nyawa beberapa Prajurit TNI. Hal ini tentu menimbulkan keprihatinan dan kecemasan kita semua, sekaligus memerlukan langkah yang tepat dalam tindakan untuk mencegah agar tidak terulang kembali.

Baca juga:  SILATURAHMI MENINGKATKAN PERSATUAN DAN KESATUAN

Pada kesempatan ini saya ingin mengingatkan kembali terkait dengan bahaya terorisme yang terus menghantui dunia , Ini jangan dianggap main-main , karena bahaya terorisme itu sungguh nyata, bahkan indonesia juga menjadisasaran aksi-aksi terorisme. Kita mengalami sendiri , betapa aksi-aksi teror sekelompok orang yang diduga terkait jaringan ISIS, belakangan ini makin sering terjadi. Aksi- aksi sebenarnya menunjukan adanya upaya dan perlawanan yang serius dari para teroris, untuk melemahkan mental aparat dalam menjaga keamanan serta keselamatan bangsa dan negara

Hal lain yang tidak kalah penting, saya juga mengingatkan kembali tentang penggunaan media sosial. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasisaat ini telah muncul kelompok baru yaitu “Cyber Narcoterorism” kelompok ini menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk menyebarkan informasi yang sesat, mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme . kejahatan lintas negara ini akan menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi peradaban suatu bangsa termasuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

Untuk itu kepada seluruh Prajurit, ASN dan keluarga besar TNI saya minta kesadaran yang tinggi dalam menggunkan media sosial baik pribadi maupun kedinasan . Saya perintahkan, batasi penggunaan handphone, smartphone dan media elektronik lainnya dari hal-hal yang tidak penting. Laksanakan tugas dan pengabdian kepada TNI dan negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat-sangat kita cintai bersama.

Baca juga:  Lanud Haluoleo Karya Bakti di Masjid Desa Sindang Kasih

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel