Berita

Prajurit Yonko 461 Paskhas Berkiprah pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Wilayah DKI Jakarta

Dibaca: 2 Oleh 21 Jun 2021Tidak ada komentar
Prajurit Yonko 461 Paskhas Berkiprah Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Di Wilayah DKI Jakarta
#TNIAU 

TNI AU. KORPASKHAS.  Penambahan kasus Covid-19 di Jakarta semakin mengkhawatirkan untuk itu, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali diketatkan. Jumlah Kasus Covid 19 semakin bertambah banyak mencapai puluhan ribu per tanggal 18 Juni 2021. Bertempat di Silang Monas, Jakarta Pusat digelar Apel Gabungan TNI- Polri terkait hal ini, Jum’at  (18/06/2021).

Hadir pada Apel Gabungan ini Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, serta Kapolda Metro Jaya. Prajurit Yonko 461 Paskhas nantinya berada di bawah kendali operasi Kodam Jaya untuk melaksanakan PPKM skala mikro ini. Berdasarkan perintah dari komando atas, prajurit Cakra Bhaskara ikut serta dalam panggilan tugas yang mulia yaitu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang disingkat dengan (PPKM) ini adalah merupakan kebijakan Pemerintah Indonesia sejak awal tahun 2021 untuk menangani pandemi Covid-19 di Indonesia. Sebelum pelaksanaan PPKM, pemerintah telah melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlangsung di sejumlah wilayah di Indonesia. PPKM berlangsung di beberapa wilayah yang menjadi titik penyebaran infeksi Covid-19, yakni di daerah jakarta utara antara lain Kecamatan Tanjung Priuk, Kecamatan Cilincing Dan Kecamatan Kelapa Gading.

Baca juga:  Dan Lanud El Tari Hadiri Musyawarah Desa

Pada PPKM mikro, pembatasan dilakukan hingga pada tingkat Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW). Berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021, terdapat empat zona pengendalian wilayah penyebaran Covid-19 di masing-masing RT.

Adapun langkah yang akan dilakukan dalam patroli protokol kesehatan tersebut antara lain menegakkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilitas.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel