Berita

Prajurit Yonko 465 Paskhas Berhasil Evakuasi Korban

Oleh 29 Jan 2020 Januari 30th, 2020 Tidak ada komentar
Prajurit Yonko 465 Paskhas Berhasil Evakuasi Korban
#TNIAU 

TNI AU.  Prajurit Komando Batalyon 465 Paskhas Brajamusti berhasil mengevakuasi salah seorang korban dalam rangka Latihan Search and Rescue (SAR).  Korban merupakan seorang pilot yang pesawatnya jatuh didaerah musuh dan Lanud Supadio mengerahkan satu unit pasukan baret jingga yang berkualifikasi SAR untuk menyelamatkan penerbang tersebut.  Latihan SAR berlangsung di Main Apron Lanud Supadio, Selasa (28/1/2020) diikuti sedikitnya 8 prajurit baret jingga. Selain itu juga didukung personel dari jajaran personel Dinas Operasi, Satpomau, Intelpam, dan para medis Rumkit dr. Moh.Sutomo.  Latihan SAR ini juga didukung satu unit pesawat Hellycopter Puma dari Skadron Udara 8, Wing Udara 4 Lanud Atang Sendjaya, Bogor dengan Pilot Mayor Pnb Tatag dan Mayor Pnb Adam.

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio Kolonel Pnb Sidik Setiyono menjelaskan bahwa Lanud Supadio merupakan salah satu pangkalan induk yang mempunyai dua Skadron Udara, yaitu Skadud 1 dengan alutsista pesawat tempur Hawk 100/200 dan Skadud 51 dengan alutsista pesawat tanpa awak. Untuk mendukung operasional Skadron tersebut khususnya Skadud 1 tentunya kita membutuhkan personel yang handal dan profesional dalam melaksanakan Search And Rescue (SAR).

“Untuk kegiatan SAR kita percayakan kepada para personel Batalyon 465 Paskhas Brajamusti yang memang mempunyai kualifikasi SAR yang mumpuni. Dan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menanggulangi SAR tentunya terus kita laksanakan latihan,” jelas Kadisops.

Kegiatan SAR, lanjutnya, bukan hanya berguna untuk kepentingan militer namun dapat dilaksanakan bagi kepentingan umum seperti memberikan bantuan bila ada bencana. Oleh karenanya latihan ini akan meningkatkan kemampuan dalam penguasaan dasar-dasar kegiatan SAR sehingga meningkatkan kemampuan personel.

Kasiopslat Lanud Supadio Mayor Pnb D. Leonard Domatubun menambahkan dalam latihan SAR diskenariokan bahwa pesawat tempur melaksanakan pertempuran udara namun salah satu pesawat tertembak dan jatuh didaerah musuh serta pilot pesawat tersebut melaksanakan eject.

“Kemudian tim SAR Lanud Supadio yang beranggotakan pasukan Yonko 465 Paskhas melaksanakan evakuasi dengan menggunakan pesawat Helly Puma dan bergerak menuju daerah jatuhnya penerbang yang melaksanakan eject kemudian anggota SAR melaksanakan refeling dan mengamankan daerah sekitar jatuhnya pilot tersebut,” kata Kasiopslat.

Ia menambahkan pilot tersebut akhirnya ditemukan oleh tim SAR dalam keadaan terluka. Setelah memberikan pertolongan pertama maka dilaksanakan hoist yaitu mengangkat penerbang yang eject dari ground ke pesawat Helly untuk melaksanakan penyelamatan ke daerah yang aman.

Prajurit Yonko 465 Paskhas Berhasil Evakuasi Korban

Prajurit Yonko 465 Paskhas Berhasil Evakuasi Korban

Baca juga:  SETUKBA TNI AU ANGKATAN KE-19 DITUTUP

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel