Berita

Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Pesawat TNI AU untuk Misi TMC

Oleh 17 Sep 2019 Tidak ada komentar
Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Pesawat TNI AU Untuk Misi TMC
#TNIAU 

TNI AU.  Presiden RI Ir. H. Joko Widodo didampingi Menkopolhukam Wiranto, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M. Sc., Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan pejabat BNPB meninjau langsung kesiapan pesawat TNI Angkatan Udara melaksanakan teknologi modifikasi cuaca (TMC) dalam proses pembuatan hujan buatan di Apron Skadron Teknik 045 Lanud Roesmin Nurjadi Pekanbaru Riau, Selasa (17/9/2019).

Presiden mengatakan, segala upaya sudah dilakukan baik darat dan udara, penambahan pasukan pemadam didarat sudah ditambah, total keseluruhan 5.600 personel.

“Doa juga sudah dipanjatkan, modifikasi cuaca dengan menaburkan garam untuk membuat hujan buatan sudah dilaksanakan sejak Jumat lalu, dan water bombing untuk memadamkan titik api juga sudah, total pesawat yang dilibatkan sebanyak 52 pesawat,”  jelas Presiden.

Menurut Presiden, yang benar adalah pencegahan. Sebelum terjadi kebakaran hal yang dilakukan adalah memadamkan titik api satu per satu, sehingga tidak akan merambat kemana-mana. Karena berhadapan dengan hutan dan lahan gambut yang luas memadamkan api itu tidak mudah.

Selanjutnya presiden mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan, baik hutan atau gambut.

“Upaya hukum sudah dilakukan, baik perorangan, korporasi semua sudah ditindak secara tegas,” tegas Presiden.

Sebelumnya Presiden dan pejabat bersama ulama serta masyarakat setempat melaksanakan salat istiska di masjid Amrullah Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Sementara itu Komandan Lanud (Danlanud) Roesmin Nurjadin (Rsn) Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M., selaku Dansatgas Bandara Karhutla mengatakan, berdasarkan pengalaman yang lalu, setiap mendapatkan laporan dari satelit cuaca adanya titip api, langsung dilaksanakan patroli secara bergantian dengan menggunakan dua helikopter, 1 helikopter TNI AU NAS 332 Super Puma dari Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaya Bogor dan 1 helikopter dari BNPB untuk memastikan di daerah titik api.

“Setelah itu direkam dan membuat skala prioritas, titik api yang paling besar dan membahayakan obyek vital, seperti dekat dengan sumur minyak dan daerah kota akan diprioritaskan pemadamannya,” ujar Danlanud.

Lebih lanjut dikatakan, pemantauan dari udara akan dikombain dengan satuan tugas (Satgas) darat TNI Polri guna mempercepat proses pemadaman api.

Pada operasi TMC ini, pesawat C130 Hercules dengan tail number A-1328 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma akan melaksanakan misi dengan mengangkut 3 ton garam.

Sedangkan pesawat Casa C212 Aviocar dengan tail number A-2108 dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang akan melaksanakan misi dengan mengangkut 800 kilogram garam.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel