Pustaka

Presiden Lantik KASAL dan KASAU Baru

Dibaca: 18 Oleh 18 Des 2012Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 
Presiden Lantik KASAL dan KASAU Baru

Berdasarkan Keppres 78 TNI Tahun 2012 ditandatangani pada 14 Desember 2012, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik Laksamana Madya Marsetio sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan Marsekal Madya Ida Bagus Putu Dunia sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) di Istana Negara, Senin (17/12/2012).

PELANTIKAN tersebut berlangsung di Istana Negara Jakarta dan dihadiri oleh Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua BPK, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo Jaksa Agung Basrief Arief dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Sejumlah menteri yang hadir antara lain Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menlu Marty Natalegawa, Mensesneg Sudi Silalahi, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo serta sejumlah pejabat lainnya.

Marsetio sebelumnya menjabat Wakil KSAU menggantikan Laksamana Soeparno yang segera memasuki masa pensiun. Sementara Ida Bagus sebelumnya menjabat Komandan Sekolah Staf dan Komandan (Dansesko) TNI menggantikan Marsekal Imam Sufaat.

Selanjutnya Kasal Laksamana TNI Soeparno dan Kasau Marsekal TNI Imam Syufaat memasuki masa pensiun. Anggota Komisi Pertahanan DPR RI, Susaningtyas Nefo Handayani menilai, Marsetio dan Ida Bagus layak menduduki jabatan masing-masing. Marsetio dikenal dikenal banyak prestasi dan kariernya cemerlang, maka Ida Bagus dinilainya sebagai seorang intelektual. “Prestasi mereka di dalam pendidikan matra masing-masing sangat bagus dan memiliki pandangan visioner,” kata politisi Hanura itu.

Secara khusus, ia mengapresiasi terpilihnya Marsetio yang menjadi orang nomor satu di AL. Sebagai lulusan terbaik Akademi Angkatan Laut angkatan 81 alias peraih Adhimakayasa, kata dia, prestasi Marsetyo tak perlu diragukan lagi.

Selain itu, menurut Susaningtyas, lulusan ISC Royal Naval Collage, Inggris pada 1991 itu selalu menjadi lulusan terbaik setiap mengikuti pendidikan. “Pengetahuan yang dimilikinya menjadi sangat penting untuk mendidik perwira AL ke depannya agar tidak hanya memiliki kemampuan tempur, melainkan juga ilmu pengetahunan yang mumpuni,” paparnya.

Dia berharap, terpilihnya kedua orang itu bisa menjadikan matra AL dan AU bisa lebih kuat dengan penambahan alutsista setiap tahunnya. “Di mana bentuk ancaman negara semakin variatif terutama bidang kelautan, maka diperlukan pemimpin andal yang mumpuni dalam mengatur strategi maritime security,” katanya.

Sumber: www.monitorindonesia.com

Baca juga:  India menggapai di luar Rusia untuk memenuhi tujuan pertahanan

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel