Berita

Prof. Dr. Makarim Wibisono, M.A-IS., M.A., Beri Pembekalan kepada Pasis Sekkau A-106

Dibaca: 172 Oleh 01 Okt 2019Tidak ada komentar
Prof. Dr. Makarim Wibisono, M.A-IS, M.A Beri Pembekalan kepada Pasis Sekkau A-106
#TNIAU 

TNI AU.  Prof. Dr. Makarim Wibisono, M.A-IS, M.A., yang merupakan pengajar Universitas Pertahanan Indonesia, memberikan pembekalan kepada Pasis Sekkau A-106, yang disambut oleh Komandan Sekkau Kolonel Pnb Esron S.B. Sinaga, S.Sos., M.A., yang didampingi oleh Pejabat Sekkau di Ruang Kelas Utama Sekkau, Selasa, (1/10).

Prof. Dr. Makarim Wibisono, M.A-IS, M.A., memulai karienya di Kementerian Luar Negeri RI tahun 1972 dan kemudian mencapai jabatan Direktur General Hubungan Ekonomi Luar Negeri dan Direktur General Asia, Pasific dan Afrika, juga pernah diangkat menjadi Duta Besar Luar Biasa dan berkuasa penuh dan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York pada tahun 1997 sampai 2001, merangkap Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa penuh untuk Bahamas, Jamaica, Nicaragua dan Guatemala serta Wakil tetap RI di PBB, WTO dan Organisasi-organisasi Internasional lainnya di Geneva dari tahun 2004 sampai 2007.

Komandan Sekkau Kolonel Pnb Esron S.B. Sinaga, S.Sos., MA., dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Prof. Dr. Makarim Wibisono, M.A-IS, M.A., atas kehadirannya dan mengharapkan melalui pembekalan ini, Pasis Sekkau A-106 dapat menambah wawasan dan informasi maupun penjelasan terkait Seminar Nasional yang mengusung tema “Penguatan Diplomasi Pertahanan Dalam Rangka Mendukung Kepentingan Nasional Indonesia,” sehingga kesempatan ini dapat dimanfaatkan Pasis Sekkau A-106, untuk mengembangkan daya pikir, sebagai kader pimpinan TNI pada umumnya dan TNI Angkatan Udara khususnya. “Galilah data-data dan informasi sebanyak-banyaknya, karena setiap data dan informasi maupun penjelasan yang disampaikan akan bermanfaat,” pintanya.

Baca juga:  PIA AG Supadio Perhatikan Kesehatan Dan Tumbuh Kembang Anak

Sementara itu Prof. Dr. Makarim Wibisono, M.A-IS., M.A., mengatakan, untuk medukung diplomasi militer dalam konteks pertahanan yang merupakan salah satu bagian kekuatan negara dalam mewujudkan kepentingan nasionalnya perlu generasi muda.  Karena saat ini tantangan yang dihadapi jauh lebih berat dibanding tantangan yang dihadapi generasinya saat itu. “Oleh karena itu kesiapan dan ketangkasan dari generasi saat ini harus dipersiapkan untuk menghadapi persoalan yang kompleks,” katanya.

Pembekalan yang diikuti para pasis Sekkau A-106 dengan penuh antusias tersebut, diakhiri dengan tanya jawab dan penyerahan cinderamata.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel