Berita

Prof DR R Soeharso  :  Right or Wrong My Country

Dibaca: 119 Oleh 10 Nov 2017November 13th, 2017Tidak ada komentar
Prof DR R Soeharso  :  Right or Wrong My Country
#TNIAU 

Sepenggal bait pesan pahlawan nasional kita right or wrong my Country, lebih-lebih kalau kita tahu negara kita dalam keadaan bobrok, maka justru saat itu pula kita wajib memperbaikinya demikian sebait pesan pahlawan nasional yang dibacakan oleh petugas upacara di Lanud Abd Saleh, (10/11).

Upacara militer ini memperingati jasa para pahlawan yang ditandai oleh peristiwa heroic 10 November 1945 di hotel yamato Surabaya dimana tentara kolonial Belanda tinggal dan juga tempat bendera Belanda berkibar diatas luar hotel. Sehingga memicu kemarahan arek-arek Suroboyo untuk mengusir kolonial Belanda maupun tentara sekutu dari bumi Indonesia. Peristiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi dunia yakni peristiwa “Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya adalah sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia internasional, betapa segenap rakyat Indonesia dari berbagai ras, suku, agama, budaya dan berbagai golongan bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan menyerahkan hidupnya, jiwa raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang baru 2 bulan memproklamirkan kemerdekaannya.

Baca juga:  Kembali Putra Kawanua Jabat Komandan Lanud Sam Ratulangi

Upacara peringatan Hari Pahlawan tadi pagi di lapangan sepakbola Stadion Dirgantara Lanud Abdulrachman Saleh  dengan Irup Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama TNI Julexi Tambayong ikut hadir Komandan Depohar 30 Kolonel Tek Eddy Supriyono, S.E. para kadis, para Dansat beserta seluruh anggota Lanud Abdulrachman Saleh dan Insub militer maupun Aparatur Sipil Negara.

            Setiap tanggal 10 November, seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang para pendahulu kita, pahlawan dan perintis kemerdekaan, para pendiri Republik Indonesia, mereka dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif yang mereka lakukan, sehingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang  merdeka, bangsa yang sederajat dengan bangsa lain, bangsa yang menyadari tugas sejarahnya untuk menjadikan kemerdekaan sebagai jembatan emas bagi terwujudnya Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Oleh karena pesan fundamental itulah maka peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 ini kita mengambil tema “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”. Demikian amanat Menteri Sosial RI yang dibacakan Inspektur Upacara Komandan Lanud Abdulrachman Saleh  Marsekal Pertama TNI Julexi Tambayong.

Baca juga:  32 Casis Setukpa A-22 Ikuti Tes Semapta di Lanud Soewondo

            Dengan peringatan hari pahlawan ini kita sepatutnya untuk meneruskan cita-cita para pendahulu dan pejuang tanah air Indonesia untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta mewujudkan keadilan sosial dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel