Berita Kotama

Profil Satuan

Dibaca: 73 Oleh 28 Jan 2010Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

VISI DAN MISI

Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Udara kesiapan peralatan sarana bantuan mempunyai peranan yang sangat penting untuk menjaga kesiapan alutsista yang dimiliki oleh TNI AU, demikian pula dengan kesiapan allambangsarbekud, alpeka dan kesiapan Lox/Lin Plant sangat penting untuk mendukung kegiatan keselamatan penerbangan udara.
Dikaitkan dengan tuntutan dalam mendukung kegiatan tersebut diatas, maka perangkat keras (hard ware) yang dimiliki harus dalam kondisi yang memadai. Untuk mewujudkan kesiapan hard ware dalam sistem pemeliharaan materiil TNI AU dikenal stratifikasi pemeliharaan yang salah satu diantaranya adalah pemeliharaan tingkat berat. Depo Pemeliharaan 70 sebagai salah satu satuan pelaksana pemeliharaan di bawah jajaran Komando Pemeliharaan Materiil TNI AU memiliki dua Satuan Pemeliharaan, yaitu Satuan Pemeliharaan 71 dan Satuan Pemeliharaan 72 serta satu Satuan Pabrik Zat Asam 73, yang menjadi ujung tombak Depohar 70 dalam melaksanakan misi pemeliharaan tingkat berat peralatan GSE, Ransus, Mesin Stasioner dan Fabrikasi, Allambangsarbekud dan Alpeka serta memproduksi Lox/Lin untuk mendukung kesiapan penerbangan. Sehingga dengan misi yang diembannya, Depohar 70 mempunyai visi untuk menjadi “ Pusat Perbaikkan dan Pemeliharaan ” dan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan tingkat berat peralatan GSE, ransus, mesin stationer, fabrikasi, allambangsarbekud dan alpeka.

Baca juga:  Eksistensi Tim Basket Putra TNI AU

KEMAMPUAN DEPOHAR 70

Kemampuan yang dimiliki oleb Depohar 70 merupakan perpaduan dari kemampuan yang dimiliki oleh tiap-tiap Salhar, yaitu :

a. Sathar 71. Mampu melaksanakan pemeliharaan tingkat berat/sedang peralatan Ground Support Equipment (GSE), kendaraan bermotor khusus (ransus), mesin stasioner dan alat-alat fabiikasi/produksi.
b. Sathar 72. Mampu melaksanakan pemeliharaan/perbaikkan tingkat berat sedang Allambangsarbekud dan Alpeka.
c. Satpazam 73. Mempunyai kemampuan untuk memproduksi oksigen dan nitrogen baik gas maupun cair untuk mendukung kepentingan dinas TNI AU.
 
Dengan kemampuan yang dimiliki oleh tiap-tiap Satuan Pemeliharaan yang ada, Depobar 70 tidak bersifat statis dalam mengembangkan kemampuannya. Pengelolaan terhadap sumberdaya yang dialokasikan ke Depohar 70 dilaksanakan secara efektif dan efisien. Hal tersebut dimaksudkan agar dalam memberdayakan kemampuan pemeliharaan dan perbaikan tingkat berat yang merupakan bagian dan kemampuan Depohar 70 dapat mencapai sasaran yang telah direncanakan. Berawal dari hal tersebut diharapkan kemampuan Depohar 70 dapat diwujudkan dan dikembangkan sesuai dengan tuntutan dan perkembangan teknologi. Keberhasilan yang telah dicapai Depohar 70 sampai saat ini telah banyak dirasakan manfaatnya oleh satuan-satuan pengguna di lingkungan TNI AU. hal ini tidak terlepas dari keberadaan dan peran sumber daya manusia, hardware/software dan sarana prasarana serta hasil produksi pemeliharaan dan perbaikan Depohar 70.

Baca juga:  Satkes  Mako Korpaskhas Bagikan Masker

TUGAS POKOK

Depohar 70 bertugas menyelenggarakan dan melaksanakan pemeliharaan tingkat berat peralatan Ground Suport Equipment (GSE), Ransus, Mesin Stationer, Fabrikasi dan melaksanakan pemeliharaan Allambangsarbekud dan Alpeka serta memproduksi Lox dan Lin.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel