Berita

Program Outing SDIT Baitul Jihad, Bekasi ke Lanud Suryadarma

Dibaca: 46 Oleh 01 Jun 2011Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Murid-murid kelas 4 sampai kelas 6 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Baitul Jihad, Rawalumbu, Bekasi mengadakan program outing atau belajar di luar sekolah ke obyek kunjungan study tour yang ada di Pangkalan TNI AU (Lanud) Suryadarma, Kalijati, Rabu (1/6). Program outing selain melihat dari dekat karakteristik pesawat terbang dan mengenal sejarah juga mengenal jenis-jenis pekerjaan. 

Siswarina, S.E., ketua rombongan menyatakan rombongan terdiri dari 93 murid dan 13 guru menggunakan dua bus. Dijelaskan program outing merupakan implementasi dari pelajaran di kelas tentang jenis-jenis pekerjaan di masyarakat. Sehingga dengan berkunjung ke Lanud Suryadarma murid-murid akan mengenal beberapa jenis pekerjaan seperti penerbang atau pilot pesawat dan prajurit/tentara.

Kunjungan pertama adalah ke Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma yang dipandu langsung oleh Komandan Skadron Udara 7 Letkol Pnb Daan Sulfi, M.Si., beserta beberapa penerbang yang menjelaskan beberapa keuntungan menjadi penerbang dan tentara. Tampil pula Lettu Pnb Fariana Dewi sebagai satu-satunya penerbang helikopter TNI AU yang menjelaskan tentang pekerjaan sebagai pilot helikopter.

Baca juga:  RESIMEN CANDRADIMUKA LATIH TANDING DENGAN AAU

Selanjutnya rombongan menuju ke Museum Rumah Sejarah Kalijati yang berada di kompleks Garuda Lanud Suryadarma sebagai tempat bersejarah diadakannya perjanjian penyerahan kekuasaan penjajahan Hindia Belanda (Indonesia) dari Pemerintah Kolonial Hindia Belanda kepada Jepang tanggal 8 Maret 1942. Kemudian terakhir ke Museum Amerta Dirgantara Mandala di Hanggar C Lanud Suryadarma untuk melihat beberapa koleksi pesawat lama TNI AU dan Pesawat Glider untuk kegiatan olah raga Terbang Layang.

SDIT Baitul Jihad, Rawalumbu, Bekasi merupakan sekolah khusus bagi murid-murid yang tidak mampu (dhuafa), oleh karena itu tidak ada biaya selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Jam belajar di sekolah mulai pukul 07.00 – 14.00 WIB yang bermaterikan pelajaran umum dan agama serta memiliki beberapa ekstrakulikuler seperti karate. Menurut Siswarini, S.E., terdapat muridnya yang tampil sebagai juara dalam perlombaan karate dan tenis meja tingkat SD se-Jawa Barat. Selain SD terdapat pula sekolah TK dan SMP Terpadu Baitul Jihad.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel