Berita

PROGRAM SAFETY, WUJUDKAN “ZERO ACCIDENT”

Dibaca: 22 Oleh 31 Jul 2012Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

“Zerro Accident” adalah tujuan yang sangat sulit dicapai karena kekhilafan merupakan sifat manusia, akan tetapi “Zero Accident” merupakan suatu tujuan yang dapat dicapai dalam suatu dekade bila didukung dengan program Safety/Lambangja secara berkelanjutan. Oleh karenanya program Safety wajib dilaksanakan bahkan harus menjadi prioritas utama guna mewujudkan Zero Accident di setiap jajaran TNI AU.

Berkaitan dengan hal tersebut, guna lebih memaksimalkan fungsi Lambangja serta terwujudnya “Zero Accident” dalam setiap pelaksanaan tugas, Kadislambangjaau, Marsekal Pertama TNI Ras Rendro Bowo S, beserta rombongan hadir di Lanud Iswahjudi untuk memberikan pembekalan tentang Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja), kepada anggota Lanud Iswahjudi bertempat di Graha Dewanto, Selasa (31/7).

Kehadiran Kadislambangjaau berserta rombongan tersebut juga dalam rangka memberikan pembekalan kepada seluruh jajaran TNI AU yang mengoperasikan pesawat udara dalam pelaksanaan tugasnya dalam Road to Zero Accident.

Kadislambangjaau, berpesan kepada anggota Lanud Iswahjudi bahwa keselamatan terbang dan kerja sangat penting dalam melaksanakan tugas apapun, yang terpenting percaya diri dan professional dalam melaksanakan pekerjaan serta berdoa sebelum melaksanakan pekerjaan.

Sementara Kasubdis Binlambangja Kolonel Pnb Arief Widianto, mengatakan bahwa terjadinya kecelakaan (Penerbangan, Kerja, Lalin, latihan dll), disebabkan masih adanya kekurang pedulian terhadap safety, budaya safety masih belum terwujud secara menyeluruh dan masih perlunya waskat terhadap pelaksanaan tugas.

Lebih lanjut dikatakan faktor-faktor penyebab kecelakaan diantaranya factor manusia, materiil, media, misi dan manajemen. Sedangkan untuk mencegah terjadinya accident diperlukan tindakan preventif dan proaktif. Selain itu apa yang terjadi saat ini adalah pilihan kita di waktu silam dan apa yang akan terjadi esok adalah pilihan kita hari ini demikian ungkap Kolonel Arief Widianto.

Sementara itu Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama TNI M. Syaugi S.Sos., pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa sebagai seorang prajurit TNI AU sudah seharusnya menjadikan “Safety”/Keselamatan Terbang dan Kerja sebagai satu nafas dalam setiap pelaksanaan tugas, karena budaya Safety menghendaki adanya kesadaran, kebiasaan dan ketulusan setiap individu dalam melaksanakan tugas.

Setelah melaksanakan ceramah pembekalan Lambangja yang diikuti oleh segenap pejabat dan anggota Lanud Iswahjudi dan Insub, Tim Road to Zero Accident, mengadakan pula kunjungan ke Skadron Udara 3, 14, 15, Skatek 042, Alkat, Base Ops serta Depohar 20 dan 60.

Baca juga:  Skadron 1 Tanamkan Cinta Kedirgantaraan Usia Dini

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel